Surabaya – Polres Pelabuhan Tanjung Perak menggelar press rilis akhir tahun 2025 pada Senin (29/12/2025). Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Wahyu Hidayat, yang memaparkan capaian kinerja dan analisis evaluasi (Anev) kriminalitas sepanjang tahun 2025.
Dalam keterangannya kepada awak media, AKBP Wahyu Hidayat menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025, Polres Pelabuhan Tanjung Perak berhasil mengungkap 1.731 kasus kejahatan, dengan 1.664 perkara berhasil diselesaikan. Dari jumlah tersebut, polisi mengamankan 462 tersangka, terdiri dari 452 laki-laki, 4 perempuan, dan 6 anak.
Kapolres juga mengungkap sejumlah kasus menonjol yang berhasil ditangani, di antaranya kejahatan terhadap nyawa atau pembunuhan sebanyak 3 kasus, curanmor 95 kasus, serta kasus gangster atau tawuran sebanyak 8 kasus.
Berdasarkan hasil analisis dan evaluasi kriminalitas, AKBP Wahyu Hidayat menjelaskan bahwa angka kejahatan mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun 2024, yakni turun 259 kasus atau sekitar 13 persen. Meski demikian, kinerja jajaran Satreskrim dan Polsek meningkat, ditandai dengan kenaikan penyelesaian perkara sebanyak 147 kasus atau 10 persen.
“Penurunan ini merupakan hasil dari upaya preventif yang dilakukan secara masif oleh jajaran Satreskrim maupun Polsek jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Kapolres juga merilis pengungkapan kasus selama November–Desember 2025, dengan total 22 kasus dan 28 tersangka.
Rinciannya meliputi pencurian dengan kekerasan 2 kasus, pencurian dengan pemberatan 7 kasus, curanmor 8 kasus, pencurian biasa 3 kasus, percobaan curanmor 1 kasus, serta pengeroyokan 1 kasus.
Sementara di bidang narkotika, sepanjang tahun 2025 tercatat 178 kasus penyidikan, serta 275 kasus diselesaikan melalui restorative justice.
Barang bukti yang berhasil diamankan meliputi sabu seberat 1.589,06 gram, ganja 648,52 gram, obat-obatan berbahaya sebanyak 112.273 butir, 40 butir ekstasi, 1,3 gram serbuk, serta tembakau sintetis seberat 3,25 gram.
Menutup press rilis, AKBP Wahyu Hidayat mengimbau masyarakat agar mengisi malam pergantian tahun dengan kegiatan positif dan tidak menggunakan petasan, mengingat Indonesia tengah berduka akibat berbagai bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah.
Usai penyampaian rilis, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan barang bukti kepada korban serta penyerahan kunci ganda kendaraan kepada rekan-rekan media.









Komentar