Gorontalo – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kibar Nusantara Merdeka menyoroti pelaksanaan proyek pengendalian banjir Sungai Bolango tahap 2 di Provinsi Gorontalo.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, LSM menduga terdapat sejumlah fakta yang tidak sinkron dengan dokumen perencanaan proyek. Ketidaksesuaian tersebut menimbulkan banyak pertanyaan terkait transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan pekerjaan.

Awak media yang mencoba melakukan konfirmasi kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Wilayah Sungai (BWS) II tidak berhasil menemui pejabat terkait. Humas BWS II hanya menyampaikan bahwa PPK sedang menghadiri acara kedukaan sehingga belum dapat memberikan keterangan resmi.
Upaya konfirmasi kembali dilakukan pada Jumat, 21 November 2025. Namun hingga berita ini ditayangkan, pihak humas BWS II tidak merespons panggilan maupun pesan yang disampaikan awak media.
LSM Kibar Nusantara Merdeka menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal proyek pengendalian banjir Sungai Bolango tahap 2, mengingat proyek ini menyangkut kepentingan masyarakat luas dalam mengurangi risiko bencana banjir. Mereka berharap pihak terkait segera memberikan penjelasan terbuka agar publik memperoleh informasi yang jelas dan akurat. Jurnalis Maman Ntoma









Komentar