Sidoarjo- Pengurus Indonesia Woodball Association (IWbA) Pengurus Provinsi Jawa Timur menggelar kegiatan Piala Gubernur Jawa Timur – Jatim Open Woodball 2026 di Lapangan Stadion Jenggolo, Kabupaten Sidoarjo, Jumat (15/5/2026). Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Ketua Pengurus IWbA Jawa Timur, M. Ali Kumcoro.
Turnamen woodball tingkat nasional ini diikuti sekitar 400 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Selain atlet dari Jawa Timur, tercatat sembilan provinsi turut ambil bagian dalam ajang tersebut, di antaranya Banten, Jawa Tengah, Jawa Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, hingga Bali. Selain itu, terdapat delapan klub woodball dan perwakilan dari 11 kabupaten/kota di Jawa Timur yang ikut berkompetisi.
Dalam sambutannya, Ketua IWbA Jawa Timur M. Ali Kumcoro menyampaikan bahwa prestasi dan eksistensi olahraga woodball di Jawa Timur harus terus dipertahankan serta ditingkatkan ke depannya. Menurutnya, tingginya antusiasme peserta menjadi bukti bahwa olahraga woodball semakin berkembang dan mendapat perhatian luas dari masyarakat maupun atlet daerah.
Ia menjelaskan, kejuaraan Jatim Open Woodball 2026 ini juga memiliki nilai poin yang ditetapkan oleh Pengurus Besar Woodball Indonesia. Poin tersebut nantinya akan menjadi pertimbangan bagi atlet untuk dipanggil mengikuti berbagai ajang nasional maupun internasional.
“Dari event ini nanti juga ada nilai poin yang ditetapkan oleh Woodball Indonesia. Tentu pengaruhnya ketika nanti ada ajang internasional, mereka akan dipanggil oleh pengurus pusat dan punya kans mengikuti event-event nasional maupun internasional,” ujarnya.
Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen ini juga menjadi bagian dari program promosi dan degradasi atlet woodball di Jawa Timur. Pengurus IWbA Jatim akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan dan capaian atlet sebagai upaya menjaga kualitas prestasi olahraga tersebut.
M. Ali Kumcoro berharap melalui penyelenggaraan Piala Gubernur Jatim Open Woodball 2026, para atlet mampu meningkatkan kemampuan sekaligus membawa nama harum Jawa Timur dan Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.
“Semoga apa yang kita ikhtiarkan ini bisa berdampak dan membawa harum nama Jawa Timur dan Indonesia pada umumnya,” pungkasnya.









Komentar