PARIGI MOUTONG, Central.info – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, menyebabkan banjir menerjang empat desa pada Rabu malam (17/6/2026). Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 WITA setelah aliran sungai meluap hingga merendam pemukiman warga dan lahan pertanian.
Berdasarkan laporan resmi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah, empat desa yang terdampak banjir meliputi Desa Gio Barat dan Desa Moutong Utara di Kecamatan Moutong, serta Desa Paria dan Desa Tuladenggi Sibatang di Kecamatan Taopa.
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, Ir. Asbudianto, S.T., M.Si., mengonfirmasi bahwa meluapnya air sungai dipicu oleh curah hujan ekstrem yang terjadi sejak Rabu sore. Akibatnya, sejumlah aset milik warga di Desa Paria dan Desa Tuladenggi Sibatang mengalami kerusakan, termasuk lahan perkebunan cokelat serta kandang peternakan yang berisi kambing, sapi, dan ayam.
“Saat ini, tim reaksi cepat (TRC) BPBD sedang melakukan asesmen mendalam di lapangan. Beruntung, hingga laporan ini disusun, tidak ada laporan mengenai korban jiwa maupun warga yang mengungsi,” ujar Asbudianto, Rabu (17/6/2026).
Meski tidak ada korban jiwa, bencana ini menyebabkan akses transportasi darat dari Desa Tompo menuju Desa Sibatang mengalami gangguan akibat material lumpur dan luapan air yang masih memadati ruas jalan. Saat ini, pihak BPBD Parigi Moutong tengah melakukan koordinasi intensif untuk mendata kebutuhan mendesak bagi warga yang terdampak, terutama bagi para peternak dan petani yang kehilangan aset mata pencahariannya.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat yang berada di sekitar bantaran sungai untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat kondisi cuaca di wilayah Parigi Moutong masih tidak menentu. Tim gabungan saat ini masih bersiaga di lokasi untuk memantau situasi akhir dan memberikan bantuan darurat yang diperlukan.









Komentar