Surabaya- Badan Pusat Statistik (BPS) menggelar Press Release Berita Resmi Statistik (BRS) Provinsi Jawa Timur pada Senin, 2 Maret 2026, mulai pukul 11.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Singasari, Lantai 2, Kantor BPS Provinsi Jawa Timur.
Dalam kesempatan tersebut, BPS Provinsi Jawa Timur akan menyampaikan sejumlah indikator strategis.
Pada Januari 2026, nilai ekspor Jawa Timur mencapai US$2,05 miliar atau meningkat 4,73 persen dibandingkan Januari 2025. Sementara itu, nilai impor Jawa Timur mencapai US$2,55 miliar atau meningkat 12,01 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Berdasarkan komoditasnya, nilai ekspor migas pada Januari 2026 tercatat sebesar US$0,003 miliar atau mengalami penurunan signifikan sebesar 75,83 persen dibandingkan Januari 2025. Sedangkan ekspor nonmigas mencapai US$2,05 miliar atau meningkat 5,24 persen secara tahunan.
Di sisi impor, nilai impor migas tercatat sebesar US$0,40 miliar atau turun 12,41 persen dibandingkan Januari 2025. Sebaliknya, impor nonmigas mencapai US$2,15 miliar atau meningkat cukup tinggi sebesar 18,13 persen dibandingkan Januari tahun lalu.
Secara umum, peningkatan impor yang lebih tinggi dibandingkan ekspor pada Januari 2026 menunjukkan adanya tekanan pada neraca perdagangan Jawa Timur di awal tahun.









Komentar