oleh

Dibuka Oleh Sekda Adhy Karyono, KONI Jawa Timur Gelar Musorprov 2025

Surabaya- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur secara resmi menggelar Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) pada Kamis, 4 Desember 2025. Acara yang dihadiri unsur Forkopimda Jawa Timur, para ketua cabang olahraga (cabor), serta perwakilan KONI kabupaten/kota ini menjadi momentum strategis untuk mengevaluasi kinerja organisasi sekaligus menyusun arah pembinaan olahraga menuju prestasi tingkat dunia.

 

Ketua Panitia Musorprov, Akmal Budianto, yang juga Sekretaris KONI Jatim, dalam laporannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menyebut bahwa 100 persen KONI kabupaten/kota telah memberikan konfirmasi kehadiran.

 

Akmal juga menekankan kembali tema yang diusung: “Jawa Timur Menuju Prestasi Dunia.” Menurutnya, penetapan target prestasi dunia merupakan langkah untuk mengangkat level daya saing atlet-atlet Jatim.

 

“Ketika kita menarget prestasi dunia, prestasi Indonesia akan mengikuti dengan sendirinya,” ujarnya.

 

Akmal turut melaporkan perkembangan prestasi pada PON bela diri terbaru, di mana Jatim hanya mengirim 79 atlet namun mampu bersaing ketat dengan Jawa Barat. Beberapa cabor seperti Bulutangkis, Jiu-Jitsu, dan Wushu bahkan keluar sebagai juara umum. Wushu menjadi sorotan karena berhasil melampaui target 8 emas dengan raihan 13 emas. Ia berharap keberhasilan ini menjadi pemicu peningkatan prestasi pada PON bela diri berikutnya yang dijadwalkan berlangsung di Sulawesi Utara.

 

Sementara itu, Ketua KONI Jawa Timur, M. Nabil, dalam sambutannya menyampaikan bahwa masa bakti pengurus KONI Jatim 2022–2026 sebenarnya berakhir pada Februari 2026. Namun, berbagai pertimbangan strategis membuat KONI Jatim mengajukan pelaksanaan Musorprov lebih awal, yang kemudian disetujui KONI Pusat.

 

Nabil memaparkan bahwa total peserta Musorprov mencapai 339 orang, terdiri dari:

 

114 utusan KONI kabupaten/kota di Jawa Timur

 

225 perwakilan dari 75 cabang olahraga (cabor) yang telah terverifikasi

 

Agenda utama Musorprov 2025 mencakup penyampaian laporan pertanggungjawaban (LPJ) KONI Jatim periode 2022–2026 serta pemilihan Ketua KONI Jawa Timur periode 2026–2030. Selain itu, peserta juga dijadwalkan mengikuti sidang komisi yang menjadi ruang untuk menyampaikan evaluasi dan masukan konstruktif terkait program pembinaan olahraga.

 

“Forum musyawarah ini adalah forum pengambilan keputusan tertinggi. Karena itu kami berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan semangat kebersamaan dan prinsip musyawarah mufakat,” tegas Nabil.

 

Musorprov 2025 juga dilengkapi fasilitas kesehatan bagi peserta, bekerja sama dengan sejumlah pihak terkait.

 

Mengakhiri laporannya, Nabil kembali menegaskan moto KONI Jawa Timur:

“Dari Jawa Timur Menuju Indonesia dan Menuju Prestasi Dunia.”

 

 

KONI Jawa Timur Gelar Musorprov 2025, Mantapkan Target Prestasi Dunia

Surabaya- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur secara resmi menggelar Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) pada Kamis, 4 Desember 2025. Acara yang dihadiri unsur Forkopimda Jawa Timur, para ketua cabang olahraga (cabor), serta perwakilan KONI kabupaten/kota ini menjadi momentum strategis untuk mengevaluasi kinerja organisasi sekaligus menyusun arah pembinaan olahraga menuju prestasi tingkat dunia.

Ketua Panitia Musorprov, Akmal Budianto, yang juga Sekretaris KONI Jatim, dalam laporannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menyebut bahwa 100 persen KONI kabupaten/kota telah memberikan konfirmasi kehadiran.

Akmal juga menekankan kembali tema yang diusung: “Jawa Timur Menuju Prestasi Dunia.” Menurutnya, penetapan target prestasi dunia merupakan langkah untuk mengangkat level daya saing atlet-atlet Jatim.

“Ketika kita menarget prestasi dunia, prestasi Indonesia akan mengikuti dengan sendirinya,” ujarnya.

Akmal turut melaporkan perkembangan prestasi pada PON bela diri terbaru, di mana Jatim hanya mengirim 79 atlet namun mampu bersaing ketat dengan Jawa Barat. Beberapa cabor seperti Bulutangkis, Jiu-Jitsu, dan Wushu bahkan keluar sebagai juara umum. Wushu menjadi sorotan karena berhasil melampaui target 8 emas dengan raihan 13 emas. Ia berharap keberhasilan ini menjadi pemicu peningkatan prestasi pada PON bela diri berikutnya yang dijadwalkan berlangsung di Sulawesi Utara.

Sementara itu, Ketua KONI Jawa Timur, M. Nabil, dalam sambutannya menyampaikan bahwa masa bakti pengurus KONI Jatim 2022–2026 sebenarnya berakhir pada Februari 2026. Namun, berbagai pertimbangan strategis membuat KONI Jatim mengajukan pelaksanaan Musorprov lebih awal, yang kemudian disetujui KONI Pusat.

Nabil memaparkan bahwa total peserta Musorprov mencapai 339 orang, terdiri dari:

114 utusan KONI kabupaten/kota di Jawa Timur

225 perwakilan dari 75 cabang olahraga (cabor) yang telah terverifikasi

Agenda utama Musorprov 2025 mencakup penyampaian laporan pertanggungjawaban (LPJ) KONI Jatim periode 2022–2026 serta pemilihan Ketua KONI Jawa Timur periode 2026–2030. Selain itu, peserta juga dijadwalkan mengikuti sidang komisi yang menjadi ruang untuk menyampaikan evaluasi dan masukan konstruktif terkait program pembinaan olahraga.

“Forum musyawarah ini adalah forum pengambilan keputusan tertinggi. Karena itu kami berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan semangat kebersamaan dan prinsip musyawarah mufakat,” tegas Nabil.

Musorprov 2025 juga dilengkapi fasilitas kesehatan bagi peserta, bekerja sama dengan sejumlah pihak terkait.

Mengakhiri laporannya, Nabil kembali menegaskan moto KONI Jawa Timur:
“Dari Jawa Timur Menuju Indonesia dan Menuju Prestasi Dunia.”

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *