Surabaya – Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar peringatan Nuzulul Qur’an 1447 H/2026 Kamis (5/3/2026).
Ketua panitia sekaligus Wakil Ketua Bidang Keagamaan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur KH. Abdul Wahab Yahya dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian program Ramadan yang diselenggarakan oleh DPD PDI Perjuangan Jatim.

Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan yang digelar selama bulan suci Ramadan dapat membawa keberkahan, kelancaran, serta diterima oleh Allah SWT.
“Kami berharap seluruh aktivitas di bulan Ramadan ini diberikan keberkahan dan kelancaran oleh Allah SWT serta seluruh amal ibadah yang kita lakukan diterima,” ujarnya.
KH Abdul Wahab Yahya menjelaskan, rangkaian kegiatan Ramadan di DPD PDI Perjuangan Jawa Timur telah dimulai sejak 20 Februari 2026 dengan berbagai kegiatan sosial dan keagamaan. Salah satunya pembagian takjil kepada masyarakat sebanyak kurang lebih 500 paket setiap hari.
Selain itu, juga digelar kegiatan tadarus Al-Qur’an, salat tarawih berjamaah, serta kuliah tujuh menit (kultum) yang menghadirkan tokoh-tokoh dari berbagai organisasi dan perwakilan Badan Otonom Nahdlatul Ulama di Jawa Timur.
Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat nilai religius sekaligus menghadirkan suasana yang harmonis di lingkungan partai yang dikenal berhaluan nasionalis.
“Melalui kegiatan tadarus dan kultum ini kami berharap dapat memberikan nuansa religius sekaligus memperkuat semangat kebangsaan di lingkungan PDI Perjuangan,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, DPD PDI Perjuangan Jawa Timur juga memberikan santunan kepada sekitar 500 anak yatim, 50 janda, serta puluhan rekan media sebagai bagian dari kegiatan sosial Ramadan.
Kegiatan ini disebut sebagai wujud kepedulian sosial sekaligus implementasi nilai keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Di akhir sambutannya, KH Abdul Wahab Yahya juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelaksanaan kegiatan masih terdapat kekurangan, serta berharap seluruh rangkaian acara Ramadan yang digelar dapat berjalan dengan lancar hingga akhir.
“Semoga seluruh kegiatan yang kami selenggarakan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi ladang kebaikan bagi kita semua,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur MH. Said Abdullah dalam kesempatannya menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan seperti peringatan Nuzulul Qur’an merupakan bagian dari tradisi yang terus dijaga oleh PDI Perjuangan dalam menghormati keberagaman agama di Indonesia.

Menurutnya, setiap perayaan keagamaan, baik Islam, Kristen, Katolik maupun agama lainnya selalu mendapat perhatian dan partisipasi dari kader partai.
“Setiap ada perayaan keagamaan besar, baik itu Natal maupun kegiatan keagamaan lainnya, kami selalu hadir bersama. Begitu pula dalam tradisi Islam, karena sedang bulan Ramadan, maka kami mengadakan peringatan Nuzulul Qur’an,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan memperkuat nilai keagamaan di internal partai, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat.
Selain kegiatan keagamaan, PDI Perjuangan Jawa Timur juga menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat selama bulan Ramadan. Said Abdullah menyebutkan bahwa sejak awal Ramadan telah disalurkan ratusan ribu paket sembako kepada masyarakat di berbagai daerah di Jawa Timur.
“Mulai awal Ramadan kemarin kami sudah menyalurkan sekitar 360 ribu paket sembako yang berisi beras, minyak goreng, dan gula kepada masyarakat di Jawa Timur,” jelasnya.
Said Abdullah juga menegaskan bahwa kegiatan sosial dan keagamaan tersebut merupakan bagian dari komitmen PDI Perjuangan untuk terus hadir di tengah masyarakat serta menghidupkan nilai-nilai kebersamaan dan kemanusiaan.









Komentar