Media Central, Donggala – Operasi SAR hari ketujuh Kecelakaan Kapal KLM Nur Ainun Balqis dg POB dengan korban lima orang tenggelam tiga selamat dan dua orang dalam proses pencarian di perairan Selat makasar, Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah (22/2/2026)
Team SAR melakukan pencarian Lokasi Kejadian yakni berfokus di Perairan Selat makasar, kepulauan, Kab. Donggala, Prov. Sulawesi Tengah, pada koordinat LKP 0°0’30.30″S – 119°17’6.42″E Heading 328° arah utara dari Dermaga KN SAR Baladewa Jarak lurus 52 Nm Waktu Tempuh 3 Jam
Kronologi Kejadian Pada Kamis, 12 Februari 2026 pukul 02.00 Wita KLM Nur Ainun Balqis dg POB 5 org berangkat dari pelabuhan Nunukan dengan tujuan pelabuhan orange (Kab. Barru, prop. Sulsel) setelah memasuki perairan selat makasar pada TW 14 Februari 2026 pukul 03.00 wita kapal dihantam ombak besar hingga mengalami oleng dan akhirnya tenggelam
Seluruh Anak buah kapal melompat menyelamatkan diri dari kapal kemudian pada hari Minggu 15 Februari 2026 pukul 20.00 wita kapal nelayan mitra dari Kabupaten Donggala menemukan 3 korban dalam keadaan selamat sementara 2 lainnya masih sementara pencarian, Mohon Bantuan SAR.
Pada Minggu 22 Februari 2026, Pukul 07.30 wita tim SAR Gabungan melakukan pencarian sesuai search area yang telah di tentukan menggunakan 1 unit KN SAR Baladewa di area LKP dg radius pencarian 50 NM dengan Track spacing 1 Nm arah selatan dan barat dari LKP dan akan melakukan evaluasi berdasarkan situasi dan kondisi di lapangan;
Pukul 15.30 wita Hasil pelaksanaan operasi sar oleh Tim SAR Gabungan belum ada tandas ditemukan korban (Nihil)
Pukul 15.45 wita tim SAR Gabungan bersama pihak keluarga dan pemerintah setempat melaksanakan musyawarah dan menyepakati bahwa operasi sar dihentikan, dilanjutkan dengan pemantauan apabila ada tandas dari korban maka operasi sar akan di buka kembali, unsur sar yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing
Adapun Unsur SAR yang Terlibat dalam proses pencarian antara lain Tim Rescue KPP Palu,. ABK KN SAR Baladewa, Lanal palu, Polairud, Saka SAR dan beberapa Nelayan setempat.***









Komentar