SURABAYA — Dewan Pengurus Provinsi Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO) Jawa Timur menggelar Pertemuan Forum Anggota (FORA) sekaligus peringatan HUT ke-43 INKINDO Jatim di Hotel Mercure Grand Mirama, Jl. Raya Darmo Surabaya, Selasa (2/12/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pengurus, para senior INKINDO, perwakilan asosiasi, mitra strategis, lembaga sertifikasi profesi, serta delegasi dari perguruan tinggi dan berbagai daerah.
Dalam sambutannya, Ketua INKINDO Jawa Timur Irwan menyampaikan apresiasi kepada seluruh tamu undangan dan mitra yang selama ini mendukung berbagai program organisasi. Ia menegaskan bahwa FORA menjadi forum strategis untuk menyerap aspirasi anggota menjelang Musyawarah Provinsi (Musprov) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Mei 2026.
“Pada kesempatan ini adalah momen yang sangat baik. INKINDO mencoba melakukan FORA sebagai bagian dari proses menuju Musprov 2026, sekaligus ruang evaluasi dan penyusunan masukan bagi penguatan organisasi ke depan,” ujarnya.
Irwan menyebutkan bahwa sektor jasa konsultansi di Jawa Timur membutuhkan regulasi yang berpihak pada kearifan lokal. Ia mengusulkan agar pemerintah provinsi dapat menginisiasi PERDA atau PERGUB terkait pengaturan jasa konstruksi, khususnya untuk memberikan perlindungan dan ruang tumbuh bagi pelaku usaha kecil yang banyak beroperasi pada proyek-proyek APBD.
“Harapan kami, regulasi itu bukan menjadi hambatan, tetapi menjadi wadah bagi teman-teman di Jawa Timur untuk meningkatkan kapasitas. Melalui PERDA atau PERGUB tersebut, kolaborasi dan transfer teknologi dapat terjadi antara konsultan lokal dengan mitra dari luar daerah,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa Jawa Timur saat ini merupakan provinsi dengan jumlah anggota konsultan terbanyak di Indonesia. Karena itu, peningkatan kualitas melalui pelatihan, pembinaan, dan pengembangan kapasitas harus menjadi prioritas agar Jawa Timur dapat menjadi center of excellence di bidang jasa konsultansi nasional.
Irwan juga menyampaikan terima kasih atas kehadiran para senior INKINDO serta perwakilan DPN dari Jawa Tengah dan DKI Jakarta. Kehadiran mereka disebut sebagai bentuk kedekatan dan dukungan yang selama ini terjalin baik dengan INKINDO Jawa Timur.
“Terima kasih atas rawuh dan support dari semua pihak. Mudah-mudahan dukungan ini menjadi kekuatan kita bersama dalam memajukan jasa konsultan di Jawa Timur,” tutupnya.
Acara FORA dan HUT ke-43 INKINDO Jawa Timur berlangsung hangat dan diharapkan menjadi momentum konsolidasi organisasi menjelang regenerasi kepengurusan pada 2026.
SURABAYA — Dewan Pengurus Provinsi Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO) Jawa Timur menggelar Forum Anggota (FORA) sekaligus peringatan HUT ke-43 INKINDO Jatim di Hotel Mercure Grand Mirama, Jl. Raya Darmo Surabaya, Selasa (2/12/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pengurus, para senior INKINDO, perwakilan asosiasi, mitra strategis, lembaga sertifikasi profesi, serta delegasi dari perguruan tinggi dan berbagai daerah.
Dalam sambutannya, Ketua INKINDO Jawa Timur Irwan menyampaikan apresiasi kepada seluruh tamu undangan dan mitra yang selama ini mendukung berbagai program organisasi. Ia menegaskan bahwa FORA menjadi forum strategis untuk menyerap aspirasi anggota menjelang Musyawarah Provinsi (Musprov) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Mei 2026.
“Pada kesempatan ini adalah momen yang sangat baik. INKINDO mencoba melakukan FORA sebagai bagian dari proses menuju Musprov 2026, sekaligus ruang evaluasi dan penyusunan masukan bagi penguatan organisasi ke depan,” ujarnya.
Irwan menyebutkan bahwa sektor jasa konsultansi di Jawa Timur membutuhkan regulasi yang berpihak pada kearifan lokal. Ia mengusulkan agar pemerintah provinsi dapat menginisiasi PERDA atau PERGUB terkait pengaturan jasa konstruksi, khususnya untuk memberikan perlindungan dan ruang tumbuh bagi pelaku usaha kecil yang banyak beroperasi pada proyek-proyek APBD.
“Harapan kami, regulasi itu bukan menjadi hambatan, tetapi menjadi wadah bagi teman-teman di Jawa Timur untuk meningkatkan kapasitas. Melalui PERDA atau PERGUB tersebut, kolaborasi dan transfer teknologi dapat terjadi antara konsultan lokal dengan mitra dari luar daerah,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa Jawa Timur saat ini merupakan provinsi dengan jumlah anggota konsultan terbanyak di Indonesia. Karena itu, peningkatan kualitas melalui pelatihan, pembinaan, dan pengembangan kapasitas harus menjadi prioritas agar Jawa Timur dapat menjadi center of excellence di bidang jasa konsultansi nasional.
Irwan juga menyampaikan terima kasih atas kehadiran para senior INKINDO serta perwakilan DPN dari Jawa Tengah dan DKI Jakarta. Kehadiran mereka disebut sebagai bentuk kedekatan dan dukungan yang selama ini terjalin baik dengan INKINDO Jawa Timur.
“Terima kasih atas rawuh dan support dari semua pihak. Mudah-mudahan dukungan ini menjadi kekuatan kita bersama dalam memajukan jasa konsultan di Jawa Timur,” tutupnya.
Acara FORA dan HUT ke-43 INKINDO Jawa Timur berlangsung hangat dan diharapkan menjadi momentum konsolidasi organisasi menjelang regenerasi kepengurusan pada 2026.









Komentar