Media Central, Palu – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tengah (Sulteng) Irjen Pol Dr Endi Sutendi pimpin Apel Siaga dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama pelaksanaan ibadah puasa Ramadhan 1447 H/2026 M, Selasa (24/02/2026) pagi, di Mako Polda Sulawesi Tengah.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Ketua DPRD Provinsi Sulteng diwakili anggota Komisi I bapak Hery Utusan, Pangdam XXIII/Palaka Wira diwakili Dandenpom Letkol CPM Muhammad Hadian, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah diwakili Wakajati Bapak Imanuel Rudy Pailang, Ketua Pengadilan Tinggi Sulawesi Tengah diwakili Hakim AD HOC Tipikor Bapak Dr Endro Nurwantoko.
Selain itu, juga dihadiri Kabinda Sulawesi Tengah diwakili Kabag Ops Binda Sulteng Bapak Bernard Kandolia, Kepala BNNP Sulawesi Tengah Brigjen Pol Ferdinand Maksi Pasule, Danlanal Palu diwakili Palaksa Lanal Palu Mayor Laut (PM) Ardanto Tri Satyono, serta Wakapolda Sulteng Brigjen Pol Dr Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf, Irwasda dan para pejabat utama Polda Sulteng, serta tokoh agama dan tamu undangan lainnya.
Diawal amanatnya, Kapolda menyampaikan apresiasi dan terima kasih serta mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh personel, seraya berharap momentum Ramadhan ini dapat menjadi sarana introspeksi diri, meningkatkan kedisiplinan, kesabaran, dan semangat pengabdian dalam pelaksanaan tugas.
Lanjut Kapolda, beliau menegaskan bahwa apel siaga ini merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel dan sarana prasarana dalam menjaga kamtibmas selama bulan suci Ramadhan.
“Dengan kesiapan ini, diharapkan seluruh personel dan stakeholder terkait dapat bersinergi secara sigap, cepat, dan tepat dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, selama Ramadhan aktivitas masyarakat cenderung meningkat, terutama menjelang berbuka puasa, saat pelaksanaan salat tarawih, hingga menjelang sahur.
“Kondisi ini berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas seperti kemacetan dan kepadatan arus lalu lintas di pusat keramaian, peningkatan aktivitas di pasar tradisional dan pusat perbelanjaan, aksi balap liar dan konvoi kendaraan roda dua usai sahur, hingga tindak pidana konvensional seperti pencurian kendaraan bermotor dan jambret di area masjid maupun pusat aktivitas masyarakat,” jelasnya.
Kapolda juga mengajak seluruh unsur Forkopimda untuk terus memperkuat sinergitas dan koordinasi lintas sektoral dalam menjaga stabilitas keamanan.
Menurutnya, kolaborasi solid antara TNI-Polri, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif selama Ramadhan di wilayah Sulawesi Tengah.
Selain itu, di saat yang sama Polda Sulteng beserta jajaran saat ini tengah melaksanakan Operasi Pekat I Tinombala-2026.
Operasi tersebut difokuskan pada penindakan berbagai bentuk penyakit masyarakat dan kejahatan, seperti 4C (Curas, Curat, Curbisa, dan Curanmor), perjudian, peredaran minuman keras, kepemilikan senjata tajam serta senjata api dan bahan peledak ilegal, premanisme, prostitusi, serta penyalahgunaan narkotika dan psikotropika.
“Ini merupakan bentuk komitmen dan keseriusan kami dalam menjaga stabilitas kamtibmas, sehingga umat muslim dapat menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk, tenang, dan penuh rasa nyaman,” tegas Kapolda.
Sementara itu, Kabidhumas Polda Sulteng, Kombes Pol Djoko Wienartono, menambahkan bahwa pihaknya juga akan mengintensifkan patroli rutin, pengamanan tempat ibadah, serta pengaturan lalu lintas pada titik-titik rawan kepadatan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas selama bulan suci Ramadhan. Laporkan segera apabila menemukan potensi gangguan keamanan. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci utama terciptanya suasana yang aman dan kondusif,” tutup Kabid Humas.
Dengan digelarnya apel siaga ini, diharapkan seluruh rangkaian ibadah Ramadhan hingga Idul Fitri 1447 H di Sulawesi Tengah dapat berlangsung dalam suasana yang aman, damai, dan penuh kekhusyukan.









Komentar