Surabaya- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan operasional kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jawa Timur di Surabaya, Selasa (10/3/2026). Peresmian tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Silaturahmi dan Safari Ramadan bersama jajaran serikat pekerja di Jawa Timur.
Kegiatan yang digelar di Gedung DPD KSPSI Jatim, Jalan Raya Candi Lontar, Surabaya itu juga dihadiri Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea serta pengurus dan anggota serikat pekerja dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Ketua DPD KSPSI Jawa Timur Ahmad Fauzi menyampaikan bahwa gedung baru tersebut tidak hanya difungsikan sebagai kantor sekretariat organisasi, tetapi juga akan dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi pekerja maupun masyarakat umum.
Menurutnya, ke depan gedung KSPSI Jatim akan dilengkapi dengan fasilitas auditorium yang dapat digunakan untuk berbagai kegiatan, termasuk kegiatan sosial masyarakat, acara hajatan hingga kegiatan pemberdayaan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
“Selain menjadi kantor sekretariat KSPSI Jawa Timur, nantinya juga akan dibangun auditorium yang bisa dimanfaatkan masyarakat yang membutuhkan tempat untuk kegiatan seperti hajatan atau acara lainnya. Di wilayah ini fasilitas seperti itu masih terbatas dan kalaupun ada biayanya cukup mahal,” ujar Fauzi.
Ia menambahkan, fasilitas tersebut nantinya dapat dimanfaatkan oleh pekerja, buruh maupun masyarakat umum dengan biaya yang lebih terjangkau.
Fauzi menegaskan bahwa gedung tersebut sepenuhnya merupakan aset milik organisasi serikat pekerja yang dikelola untuk kepentingan bersama, baik bagi anggota serikat pekerja maupun masyarakat luas.
Ke depan, ia berharap KSPSI Jawa Timur semakin solid, kompak dan tetap konsisten dalam memperjuangkan kepentingan pekerja.
Namun demikian, Fauzi menekankan bahwa perjuangan serikat pekerja harus tetap seimbang dengan keberlangsungan dunia industri.
“Idealisme perjuangan buruh tentu harus tetap disampaikan, tetapi idealisme itu juga tidak boleh sampai mematikan industri. Karena industri yang sehat juga akan mendukung kesejahteraan para pekerja,” pungkasnya.








Komentar