Surabaya- Polemik terkait pengelolaan Jembatan Lahor di Kabupaten Malang terus menuai perhatian berbagai pihak, termasuk dari kalangan legislatif. Anggota DPRD Jawa Timur, Muhammad Arbayanto, S.H., M.H., angkat bicara dan mendorong adanya solusi terbaik yang dapat mengakomodasi kepentingan warga lokal maupun pihak pengelola.
Dalam keterangannya, Arbayanto menegaskan pentingnya mencari titik temu di tengah konflik yang terjadi. Ia memahami bahwa keberadaan pintu masuk kawasan Lahor memiliki nilai ekonomis sebagai sumber pemasukan daerah. Namun di sisi lain, ia juga menyoroti kondisi warga sekitar yang setiap hari harus melintasi akses tersebut untuk menjalankan aktivitas.
“Harus ada titik temu terbaik antara warga lokal dengan pihak operator. Di satu sisi, ini memang menjadi pemasukan yang baik bagi daerah. Tapi di sisi lain, warga juga tidak mungkin terus dibebani, karena itu akses utama mereka untuk pulang, bekerja, dan beraktivitas sehari-hari,” ujarnya.
Menurutnya, warga yang telah lama tinggal di kawasan tersebut memiliki hak yang patut diperhatikan. Oleh karena itu, kebijakan yang diambil harus mempertimbangkan aspek keadilan sosial, khususnya bagi masyarakat lokal.
Arbayanto juga menyinggung adanya insiden pengerusakan fasilitas yang sempat terjadi dalam polemik tersebut. Ia berharap kejadian serupa tidak terulang dan semua pihak dapat menahan diri demi terciptanya suasana kondusif.
Terkait upaya penyelesaian, ia menilai peran pemerintah daerah sangat krusial dalam memfasilitasi dialog. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Malang merupakan pihak yang paling tepat untuk memediasi konflik tersebut.
“Pemerintah Kabupaten Malang harus hadir sebagai mediator. Karena ini wilayah kerja mereka, sehingga diharapkan bisa bijak mempertemukan kedua belah pihak dan menghasilkan kesepakatan yang adil serta tidak merugikan siapa pun,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia berharap instansi terkait di tingkat lokal dapat mengambil langkah aktif untuk menjembatani komunikasi antara warga dan pengelola, sehingga polemik Jembatan Lahor dapat segera menemukan solusi yang berkelanjutan dan berpihak pada kepentingan bersama.








Komentar