Surabaya – Suasana pertandingan final four Proliga 2026 di Surabaya anatara Lavani melawan Samator berlangsung meriah dan penuh warna. Salah satu yang mencuri perhatian adalah kehadiran Kepala Bakomstra DPC Partai Demokrat Kota Surabaya, Indra Wahyudi, yang tampil unik dengan aksesoris bernuansa ala Indian saat memberikan dukungan langsung kepada LavAni Livin Transmedia dalam laga melawan Surabaya Samator Minggu 5 April 2026 di Stadion DBL Arena.
Penampilan Indra tersebut menjadi simbol semangat dan filosofi perjuangan dalam olahraga, sekaligus menarik perhatian para penonton di arena. Ia menyebut penggunaan aksesoris ala Indian tersebut memiliki makna bahwa olahraga voli tidak hanya berkembang di Indonesia, tetapi juga telah menjadi bagian dari kompetisi global yang melibatkan banyak pemain mancanegara.
LavAni Livin Transmedia berhasil meraih kemenangan meyakinkan atas Surabaya Samator dengan skor 3-1 (23-25, 25-15, 25-16, 25-13) pada laga kedua final four Proliga 2026 yang berlangsung di Surabaya, Minggu (5/4) sore.
Meski sempat kehilangan set pertama dengan skor tipis 23-25, LavAni mampu bangkit dan menunjukkan kelasnya di tiga set berikutnya. Tim yang dikenal dengan permainan solid ini tampil semakin dominan, mengandalkan koordinasi yang rapi serta serangan yang efektif untuk menutup pertandingan dengan kemenangan 3-1.
Dalam kesempatannya, Indra mengapresiasi performa LavAni yang dinilai konsisten sepanjang babak final four. Ia menyebut tim tersebut mampu mengakhiri setiap putaran pertandingan dengan hasil impresif dan belum terkalahkan.
“Ini final four, LavAni mengakhiri setiap putaran dengan sangat baik. Tinggal dua putaran lagi di Solo dan Yogyakarta, semoga tren ini terus berlanjut hingga akhirnya kembali menjadi juara Proliga,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan LavAni tidak lepas dari dukungan penuh Susilo Bambang Yudhoyono yang selama ini dikenal sebagai sosok di balik berdirinya klub tersebut. Selain itu, peran tim pelatih dalam membangun kekompakan juga menjadi kunci utama.
“Kita lihat sendiri kekompakan tim sangat luar biasa. Koordinasi di lapangan sangat baik, itu yang membuat LavAni sulit dikalahkan,” katanya.
Tak hanya dari sisi permainan, Indra juga menyoroti antusiasme suporter yang terus meningkat setiap kali LavAni bertanding. Ia mengaku terkesan dengan banyaknya masyarakat yang datang secara sukarela untuk menyaksikan pertandingan, bahkan bukan hanya dari kalangan penggemar setia.
“Setiap LavAni main, pendukungnya membludak. Tidak hanya fans, tapi juga masyarakat umum yang ingin menyaksikan langsung. Ini menunjukkan daya tarik LavAni semakin besar,” ungkapnya.
Ketika ditanya soal pemain favorit, Indra menyebut salah satu nama yang ia kagumi adalah Dio. Meski demikian, ia menilai seluruh pemain memiliki kontribusi yang merata dan saling melengkapi di dalam tim.
“Hampir semua pemain adalah favorit. Memang ada kelebihan dan kekurangan, tapi kelebihan tim ini mampu menutupi semuanya, sehingga permainan tetap stabil,” jelasnya.
Ia pun mengajak masyarakat untuk terus memberikan doa dan dukungan agar LavAni mampu mempertahankan performa terbaiknya hingga akhir kompetisi dan tetap berada di puncak klasemen.
Selain membahas pertandingan, Indra juga menyampaikan ucapan selamat kepada keluarga Agus Harimurti Yudhoyono atas kelahiran putra keduanya. Ia menyebut kabar bahagia tersebut menjadi momen yang membawa energi positif bagi keluarga besar Partai Demokrat maupun tim LavAni, yang menjadi kemenangannya hari ini menjadi kado spesial.
“Ini menjadi kebahagiaan bagi kita semua. Semoga dengan hadirnya anggota keluarga baru, menjadi tanda baik bagi perjalanan LavAni di Proliga tahun ini,” ujarnya.
Indra menambahkan, kehadiran pemain-pemain asing dalam kompetisi Proliga juga memberikan dampak positif bagi perkembangan atlet lokal. Menurutnya, hal ini menjadi kesempatan berharga bagi pemain Indonesia untuk belajar dan meningkatkan kualitas permainan.
“Proliga ini sudah mendunia. Banyak pemain asing yang tampil, dan ini menjadi peluang bagi pemain lokal untuk belajar dari yang terbaik,” pungkasnya.









Komentar