Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Jawa Timur berkolaborasi dengan Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Jawa Timur menggelar Bazar Ramadan 1447 Hijriah di halaman Gedung Setdaprov Jatim, Surabaya, Selasa (10/3/2026). Kegiatan ini digelar sebagai upaya mempererat sinergi organisasi sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi keluarga.
Ketua DWP Provinsi Jawa Timur, Isye Adhy Karyono, mengatakan bazar Ramadan tersebut merupakan kegiatan kolaborasi pertama antara DWP dan TP PKK Jatim yang diselenggarakan secara bersama. Meski persiapannya dilakukan dalam waktu relatif singkat, kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik dan mendapat antusiasme dari para peserta maupun pengunjung.
Menurutnya, bulan suci Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk meningkatkan ibadah sekaligus mempererat silaturahmi dan kepedulian sosial kepada masyarakat sekitar.
“Bazar Ramadan ini kami selenggarakan untuk memeriahkan bulan suci sekaligus mendukung kemandirian ekonomi keluarga. Melalui kolaborasi antara TP PKK dan DWP, kami ingin memberikan dampak positif tidak hanya bagi keluarga ASN, tetapi juga bagi masyarakat secara lebih luas,” ujarnya.
Ia menjelaskan, salah satu program DWP adalah meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga aparatur sipil negara (ASN). Namun demikian, kegiatan yang dilakukan juga diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat umum, sejalan dengan program pemberdayaan keluarga yang dijalankan oleh TP PKK.
Bazar Ramadan ini diikuti oleh berbagai peserta, di antaranya anggota DWP Provinsi Jawa Timur, DWP dari berbagai biro dan perangkat daerah, TP PKK, sponsor, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Mereka menghadirkan beragam produk, mulai dari makanan, minuman, hingga kebutuhan Ramadan dengan harga terjangkau.
Selain menjadi wadah promosi dan pemasaran produk bagi anggota organisasi maupun pelaku UMKM, bazar ini juga bertujuan memberikan kemudahan bagi masyarakat dan ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mendapatkan kebutuhan selama Ramadan dan menjelang Idulfitri.
Dalam kesempatan tersebut, Isye juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan, termasuk organisasi perangkat daerah (OPD) serta sejumlah sponsor seperti Bank Jatim dan pihak swasta lainnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur yang telah mengizinkan penggunaan halaman Gedung Setdaprov Jatim sebagai lokasi pelaksanaan bazar selama satu hari penuh.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan sekaligus pembukaan resmi Bazar Ramadan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur yang juga menjabat sebagai penasihat DWP Provinsi Jawa Timur.
Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak, menyampaikan bahwa bazar Ramadan selalu menjadi kegiatan yang dinanti, terutama karena memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan selama bulan suci.
Menurutnya, Ramadan sering kali membuat pola konsumsi rumah tangga berubah. Meski frekuensi makan berkurang dari tiga kali menjadi dua kali sehari—saat sahur dan berbuka—pengeluaran keluarga justru kerap meningkat karena berbagai persiapan menyambut Lebaran dan kedatangan keluarga.
“Setiap Ramadan itu biasanya makannya berkurang, dari tiga kali jadi dua kali. Tapi entah kenapa pengeluarannya malah bertambah karena banyak persiapan, apalagi menjelang Lebaran dan saat keluarga pulang kampung,” ujarnya.
Arumi menegaskan bahwa bazar Ramadan bukan sekadar kegiatan yang meramaikan suasana bulan suci, tetapi juga memiliki tujuan membantu masyarakat memperoleh berbagai kebutuhan dengan harga yang lebih terjangkau dan mudah diakses.
Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan bazar tersebut dengan baik, terlebih lokasinya berada di lingkungan Kantor Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur yang mudah dijangkau oleh para pegawai maupun masyarakat sekitar.
Dalam kesempatan itu, Arumi juga mengapresiasi kolaborasi antara TP PKK dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Jawa Timur yang dinilai mampu menghadirkan kegiatan positif bagi anggota organisasi maupun masyarakat luas.
Menurutnya, ide kolaborasi ini muncul saat pembahasan kegiatan Ramadan di lingkungan PKK. Karena kedua organisasi sama-sama memiliki agenda bazar, akhirnya diputuskan untuk menyatukannya agar pelaksanaannya lebih efektif sekaligus lebih meriah.
Arumi berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang dengan skala yang lebih besar dan melibatkan lebih banyak pelaku usaha, khususnya UMKM.
“Kalau antusiasme masyarakat tinggi, mudah-mudahan ke depan bisa dilaksanakan lebih besar lagi dan lebih banyak teman-teman yang bisa ikut berpartisipasi,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Arumi Bachsin Emil Dardak secara resmi membuka pelaksanaan Bazar Ramadan 1447 Hijriah dengan mengajak seluruh hadirin membaca basmalah bersama.








Komentar