Media Central Madiun– Menjelang Bulan Suci Ramadan, Satgas Pangan Polres Madiun Kota melakukan pengecekan ketersediaan stok dan pemantauan harga bahan pokok penting (bapokting) di sejumlah pasar tradisional, Selasa (24/2/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB tersebut menyasar Pasar Besar Kota Madiun dan Pasar Sleko Kota Madiun. Pengecekan dipimpin Kanit II Pidsus Satreskrim, IPTU Dadik Irawan, S.H., M.A.P., bersama enam personel.
Langkah ini merupakan bagian dari pengawasan terpadu guna menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus mengantisipasi lonjakan harga maupun potensi kelangkaan selama Ramadan di wilayah Kota Madiun.
Pantau Stok dan Wawancara Pedagang
Di lokasi, petugas melakukan koordinasi awal untuk menentukan sasaran prioritas, kemudian memantau langsung ketersediaan stok, harga jual, serta kelancaran distribusi bapokting di kios dan los pedagang. Tim juga berdialog dengan pedagang dan konsumen untuk memperoleh informasi faktual terkait perkembangan harga dan daya beli masyarakat.
Daftar Harga Bapokting Terkini
Berdasarkan hasil pemantauan, harga sejumlah komoditas tercatat sebagai berikut:
Beras Premium: Rp14.500/kg
Beras Medium: Rp13.500/kg
Beras SPHP: Rp12.000/kg
Bawang Merah: Rp35.000/kg
Bawang Putih: Rp30.000/kg
Cabe Rawit: Rp90.000/kg
Daging Sapi: Rp120.000/kg
Daging Ayam Ras: Rp40.000/kg
Telur Ayam Ras: Rp30.000/kg
Gula Pasir: Rp17.500/kg
Minyakita: Rp15.700/liter
Secara umum, stok bahan pokok di kedua pasar terpantau aman dan mencukupi. Tidak ditemukan adanya indikasi penimbunan maupun praktik penyimpangan distribusi.
Namun, harga cabe rawit masih relatif tinggi. Kondisi ini dipengaruhi faktor cuaca dengan curah hujan tinggi yang berdampak pada penurunan hasil panen dan terbatasnya pasokan dari daerah penghasil, sementara permintaan meningkat selama Ramadan.
Kapolres: Kami Pastikan Tidak Ada Penimbunan
Kapolres Madiun Kota, Wiwin Junianto Supriyadi, menegaskan pihaknya akan terus melakukan pengawasan intensif guna menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan.
“Kami melalui Satgas Pangan secara rutin melakukan pengecekan langsung ke pasar-pasar tradisional. Tujuannya untuk memastikan stok aman, distribusi lancar, dan tidak ada praktik penimbunan yang merugikan masyarakat, khususnya menjelang dan selama Bulan Suci Ramadan,” tegasnya.
Ia juga mengimbau para pedagang agar tetap menjual komoditas sesuai ketentuan harga dan tidak memanfaatkan momentum Ramadan untuk menaikkan harga secara tidak wajar.
Dengan langkah preventif ini, diharapkan masyarakat Kota Madiun dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok.(Hms/alx)









Komentar