oleh

“Tiga Tempat” Di Sedekah Bumi Desa Widorokandang 

-Berita-43 Dilihat

Media Central Magetan, Dawuhan atau Sedekah Bumi Desa Widorokandang Kecamatan Sidorejo Kabupaten Magetan Jatim, yang dilaksanakan tiap tahun merupakan salah satu bukti kearifan Pemerintah Desa dan masyarakat Widorokandang dalam turut menjaga serta menjunjung tinggi nilai nilai luhur budaya dan adat istiadat yang telah diwariskan nenek moyang.

Sedekah bumi yang dilaksanakan ini, juga merupakan implementasi serta toleransi masyarakat pada budaya leluhur yang menumbuhkan rasa persatuan serta kesatuan, dari ikatan batin warga di dalam sendi kehidupan bermasyarakat sehari-hari.

Adapun pelaksanaan Dawuhan atau Sedekah Bumi yang digelar, ada tiga tempat lokasi, dengan prosesi yang sama, yaitu do’a bersama yang dipimpin sesepuh desa, dan selamatan atau kenduri. Hal ini merupakan garis besar dari apa yang disampaikan Antoni Wahyu Maulana, Kepala Desa Widorokandang di sela-sela acara yang dilaksanakan pada Sabtu (20/12/2025) siang.

Keterangan yang disampaikan yaitu lokasi Dam Godoh, Kidul Geneng, dan Si Pelem. “Sedekah bumi yang digelar, prosesi pelaksanaannya sama, yaitu menyembelih kambing dari masing-masing lokasi, “ungkapnya.

Lebih lanjut, Antoni Wahyu Maulana mengatakan dari semua tempat prosesi yang digelar, masing-masing dukuh, masyarakatnya membawa tumpeng. Ini merupakan acara puncak, dengan melakukan do’a bersama, dipimpin sesepuh desa, yang di akhiri makam bersama atau kenduri.

“Ini sebagai bentuk rasa syukur kita kepada Allah subhanallahu wata’ala atas segala nikmatnya, yang diharapkan bisa menguatkan gotong-royong, kedamaian, aman tenteram, dan sejahtera, semuanya akan mempunyai dampak sosial baik bagi masyarakat”.

Lanjutnya, “Terhadap itu semua, tradisi ini juga menjadi momentum mempererat kebersamaan warga, terutama generasi muda, untuk terus melestarikan sedekah bumi sebagai bagian dari warisan budaya di tengah perkembangan zaman, “ungkap Kepala Desa Widorokandang

Untuk diketahui dari awal sampai akhir prosesi giat sedekah bumi yang digelar, seluruh masyarakat desa Widorokandang antusias mengikuti jalannya giat acara. (ex)

 

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *