Mediacentral.info-Sigi, Ada yang kebakaran Jenggot Soal penghapusan daftar nama warga dari penerima Bantuan langsung Tunai (BLT), Kepala desa enggan menjawab tentang penghapusan nama penerima bantuan, ada apa..?
Sejumlah warga Desa Bolapapu yang tergolong tidak mampu menyampaikan keberatan atas penghapusan nama mereka dari daftar penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD). Mereka mengaku sudah satu tahun tidak lagi menerima bantuan tersebut, padahal kondisi ekonomi masih sulit, Keluhan warga ini muncul setelah adanya perubahan jumlah penerima BLT di desa.
Kepala Desa Bolapapu memberikan penjelasan resmi terkait hal tersebut 25/11/2025 saat dikonfirmasi awak media melalui pesan WhatsApp, Jumlah penerima BLT-DD saat ini sebanyak 33 Kepala Keluarga (KK). Tidak benar jumlah penerima BLT tahun 2024 mencapai 200 KK.
jumlah sebenarnya hanya 51 KK sesuai hasil musyawarah desa.
Untuk tahun 2025, penerima BLT ditetapkan 33 KK. Angka ini mengikuti ketentuan pusat yang menetapkan alokasi maksimal 15 persen dari Dana Desa.
Nama-nama yang dikeluarkan dari daftar penerima merupakan hasil musyawarah desa, jawabnya dipesan WhatsApp.
Meski demikian, warga yang merasa tidak mampu berharap pemerintah desa dapat meninjau kembali keputusan tersebut. Mereka menilai penghapusan nama dari daftar penerima BLT membuat beban hidup semakin berat.
Keputusan ini menimbulkan perdebatan di masyarakat, antara transparansi musyawarah desa dan kebutuhan warga yang masih membutuhkan bantuan.
Kades enggan menjawab saat dikonfirmasi kembali, tentang alasan mereka dihapus dari daftar penerima BLT, sementara kondisi warga yang mengadu masih kesulitan.(Red)









Komentar