Surabaya – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Jawa Timur menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) I dan Pelantikan Pengurus DPW PAN Jatim serta DPD PAN se-Jawa Timur periode 2025–2030 di Jatim Expo Surabaya, Minggu (10/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum konsolidasi besar PAN Jatim dalam memperkuat struktur partai sekaligus menyusun strategi menghadapi Pemilu 2029.
Acara ini dihadiri langsung Ketua Umum PAN sekaligus Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan. Turut hadir Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak, jajaran pengurus PAN dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur, hingga sejumlah kiai dan pimpinan pondok pesantren.
Dalam pidatonya, Zulkifli Hasan atau yang akrab disapa Zulhas menegaskan bahwa loyalitas dan konsistensi PAN menjadi alasan utama partainya terus mendukung Prabowo Subianto dalam tiga kali kontestasi Pilpres. Menurutnya, PAN tetap setia meskipun sempat mengalami kekalahan sebelum akhirnya Prabowo berhasil terpilih menjadi Presiden Republik Indonesia.
“Kami memilih yang berpihak pada kepentingan rakyat walaupun tiga kali kalah di Pilpres,” ujar Zulhas di hadapan ribuan kader PAN.
Ia menjelaskan, PAN melihat sosok Presiden Prabowo sebagai pemimpin yang selalu hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya kelompok petani dan nelayan. Zulhas menyebut berbagai program pemerintah saat ini merupakan bentuk nyata keberpihakan kepada rakyat kecil.
Menurutnya, berbagai persoalan nelayan mulai dari keterbatasan modal hingga kebutuhan cold storage kini mulai diatasi melalui program Koperasi Merah Putih di kawasan kampung nelayan. Sementara di sektor pertanian, pemerintah juga dinilai berhasil memberikan kemudahan akses pupuk bersubsidi serta meningkatkan harga gabah kering giling di Bulog menjadi Rp6.500 per kilogram.
“Bertahun-tahun petani rugi tapi tidak punya daya tawar sampai rugi dan sawahnya dijual. Nilai tukar petani langsung naik 125,” ungkap Zulhas.
Sebagai Menko Pangan RI, Zulhas menegaskan bahwa pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo akan terus fokus memperkuat sektor pangan nasional dengan memberikan perhatian lebih kepada petani dan nelayan. Ia bahkan mengaku banyak belajar strategi kepemimpinan dari Presiden Prabowo selama bertahun-tahun.
“Saya ini kenal lama dengan Pak Prabowo jadi banyak ilmunya yang saya serap,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Zulhas juga menyampaikan pandangannya tentang kepemimpinan. Menurutnya, pemimpin hebat bukan hanya memiliki strategi dan logistik, tetapi juga mampu memilih orang-orang terbaik untuk bekerja bersama.
“Good leader adalah pemimpin yang mampu mengasah strategi, great leader adalah pemimpin yang memiliki logistik paling banyak. Tapi yang paling baik adalah brilliant leader yang bisa memilih orang-orang yang hebat,” ujarnya.
Ia menambahkan, kemampuan memilih sumber daya manusia yang tepat akan membuat strategi dan kekuatan politik datang dengan sendirinya. Sebaliknya, tanpa kepemimpinan yang tepat, kekuatan politik akan melemah.
Selain itu, Zulhas juga menyinggung pentingnya posisi Jawa Timur bagi Indonesia. Ia menyebut Jawa Timur sebagai daerah yang memiliki sejarah besar dan kekuatan sosial keagamaan yang kuat karena dikenal sebagai tanah para wali.
“Jawa Timur adalah tanah Wali Songo yang sangat bertuah yang tidak pernah kehabisan semangat. Jawa Timur adalah tulang punggung Indonesia,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPW PAN Jawa Timur Ahmad Rizki Sadig mengatakan bahwa Rakerwil I dan pelantikan pengurus menjadi langkah awal PAN Jatim dalam memperkuat konsolidasi menuju Pemilu 2029. Ia memastikan seluruh struktur partai akan segera bergerak hingga tingkat bawah.
Menurut Rizki, setelah agenda pelantikan selesai, PAN Jatim akan melakukan roadshow ke 38 kabupaten/kota di Jawa Timur untuk memastikan kesiapan struktur partai menghadapi tahapan verifikasi partai politik.
“Setelah acara pelantikan kami akan memulai roadshow ke 38 kota/kabupaten untuk memastikan kesiapan struktur partai dalam rangka persiapan verifikasi parpol,” ujarnya.
Ia menilai penguatan struktur partai hingga tingkat akar rumput menjadi langkah paling strategis untuk menyambut kontestasi politik mendatang. Selain itu, PAN Jatim juga akan memperluas jaringan relawan dan simpatisan di berbagai daerah.
“Saya pikir memperkuat struktur dan merekrut relawan sampai tingkat paling bawah adalah pilihan paling bijak untuk menyambut kontestasi Pemilu 2029,” pungkas Rizki. (adi,ti)














Komentar