oleh

Anggota Komisi D DPRD Jatim Dewanti Rumpoko Minta Pemda Antisipasi Banjir dan Kemacetan di Kawasan Wisata Jatim

Surabaya- Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur dari Dapil VI, Dewanti Rumpoko, menilai kesiapan infrastruktur jalan di Jawa Timur secara umum sudah cukup baik menjelang meningkatnya aktivitas masyarakat dan wisatawan. Ia menyebut kondisi jalan provinsi saat ini bisa dikatakan sudah mencapai sekitar 90 persen dalam kondisi mantap.

Meski demikian, Dewanti mengingatkan adanya potensi gangguan akibat cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir. Angin kencang dan badai dilaporkan menyebabkan sejumlah pohon tumbang serta berpotensi merusak fasilitas umum di beberapa titik. Hal ini dikhawatirkan dapat berdampak pada kelancaran akses jalan.

Selain itu, Dewanti juga menyoroti persoalan drainase yang masih memicu banjir di beberapa lokasi salah satunya di Jalan Suhat Malang , meskipun pembangunan gorong-gorong telah dilakukan sebelumnya. Menurutnya, saat hujan deras turun, beberapa titik masih mengalami genangan air yang dapat mengganggu arus lalu lintas.

Ia menegaskan bahwa persoalan tersebut perlu menjadi perhatian serius, terutama ketika terjadi peningkatan mobilitas masyarakat menuju kawasan wisata. Dewanti memperkirakan jumlah pengunjung di berbagai destinasi wisata di Jawa Timur akan meningkat, sehingga kesiapan infrastruktur dan fasilitas pendukung menjadi sangat penting.

Dewanti berharap tidak hanya akses jalan yang dipersiapkan dengan baik, tetapi juga fasilitas di tempat-tempat wisata. Menurutnya, para pelaku wisata harus memastikan kenyamanan dan keamanan bagi para pengunjung agar mereka dapat menikmati destinasi wisata dengan baik.

Terkait potensi kemacetan, Dewanti menyebut kondisi tersebut hampir pasti terjadi setiap tahun di kawasan wisata. Namun ia optimistis pihak kepolisian bersama instansi terkait telah menyiapkan langkah antisipasi di titik-titik rawan kemacetan.

Ia pun meminta agar seluruh pihak, termasuk pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, serta aparat keamanan, memperkuat sinergi untuk memastikan kelancaran arus wisatawan yang datang, termasuk pengunjung dari luar Jawa Timur.

Menurutnya, koordinasi yang baik antarinstansi menjadi kunci agar lonjakan wisatawan dapat dikelola dengan baik tanpa menimbulkan gangguan bagi masyarakat maupun para pelancong.

J

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *