Magetan Media Central, Bersih Desa Dukuh Kecamatan Lembeyan Kabupaten Magetan Jawa Timur yang dilaksanakan tiap tahun, merupakan salah satu bukti kearifan Pemerintah Desa dan masyarakat Dukuh di dalam turut menjaga serta menjunjung tinggi nilai nilai luhur budaya serta adat istiadat yang telah diwariskan nenek moyang.
Bersih desa atau sedekah bumi yang dilaksanakan juga merupakan implementasi serta toleransi masyarakat pada budaya leluhur yang akan menumbuhkan rasa persatuan serta kesatuan, dari ikatan batin warga di dalam sendi kehidupan bermasyarakat sehari-hari.

Hal tersebut merupakan garis besar dari apa yang disampaikan Vidian Lustinayani PJ. Kepala Desa Dukuh disela-sela gelar bersih desa yang dilaksanakan pada Senin siang (20/4/2026).
“Acara Bersih Desa Dukuh merupakan acara rutin tiap tahun, dalam rangka rasa syukur kita kepada Allah subhanallahu wata’ala atas segala nikmatnya serta supaya Desa Dukuh senantiasa dilindungi dan dijauhkan dari segala musibah,” kata Vidian Lustinayani.
Masih menurutnya bahwa nilai dari giat bersih desa atau sedekah bumi akan mempunyai dampak sosial yang baik bagi masyarakat, selain sebagai wujud nguri nguri seni budaya yang ada, giat tersebut memberikan cerminan spiritual di dalam mewujudkan rasa syukur masyarakat kepada Sang Pencipta.
Sebagaimana diketahui. Pemerintah Desa Dukuh bersama masyarakat melaksanakan prosesi sedekah bumi dan doa bersama di beberapa punden yang ada, dengan pelaksanaan prosesi kegiatan dilakukan bergantian dalam beberapa hari.
“Di acara bersih desa Dukuh ini, kegiatannya tiga hari. Pertama di Punden Mbojo, di meriahkan dengan hiburan Langen Beksan, yang sebelumnya do’a bersama dan kenduri. Hari berikutnya di Punden Slamet, dan hari ke tiga di Punden Banjarejo, pelaksanaan berupa do’a bersama dan kenduri, yang semuanya menjadi syarat ritual dari prosesi bersih desa, “tutur Vidian Lustinayani.
“Harapannya ke depan, kegiatan seperti ini akan tetap terlaksana sebagai wujud pelestarian budaya dan juga pengenalan kepada generasi muda akan budaya kita,” ungkapnya menyampaikan harapan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, segenap jajaran Forkopimca Lembeyan, semua unsur Pemerintah Desa Dukuh, para tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, juga seluruh lapisan masyarakat yang datang dan terlibat baik secara langsung maupun tak langsung dalam pelaksanaan prosesi, untuk menyaksikan kemeriahan dari giat yang diadakan. (ex)









Komentar