oleh

Anggota DPRD Jatim Deni Prasetya Apresiasi Sinergi Pemprov Jatim dalam Menghidupkan Seni Budaya Daerah

Jember – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi Partai NasDem, Deni Prasetya, S.E., mengapresiasi terselenggaranya pagelaran seni tradisional Ludruk Baru Muntjul dengan lakon “Sakera”,  pertunjukan yang mengangkat kisah perjuangan, keberanian, dan semangat rakyat dalam balutan seni ludruk khas Jawa Timur dengan sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan DPRD Jawa Timur yang digelar di Desa Tegalwangi, Kecamatan Umbulsari, Kabupaten Jember 13 Juni 2026.

Dalam sambutannya, Deni menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur, khususnya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, yang terus berkomitmen menghadirkan ruang bagi para pelaku seni dan budaya untuk tetap berkarya dan berkembang di tengah masyarakat.

“Melalui kegiatan seperti ini, pemerintah hadir di tengah masyarakat sekaligus menunjukkan kepeduliannya terhadap para pelaku seni budaya agar tetap bisa bangkit, hidup, dan bertahan. Ini menjadi perhatian dan tanggung jawab kita bersama,” ujar Deni.

Pada kesempatan tersebut, masyarakat disuguhkan pertunjukan seni ludruk yang menjadi salah satu warisan budaya khas Jawa Timur. Menurut Deni, keberadaan ludruk dan berbagai kesenian tradisional lainnya harus terus dijaga agar tidak tergerus perkembangan zaman.

Ia menegaskan bahwa Jawa Timur memiliki kekayaan seni budaya yang sangat besar, tersebar di 38 kabupaten/kota, 666 kecamatan, hingga ribuan desa. Setiap daerah memiliki potensi budaya lokal yang perlu mendapat perhatian dan dukungan berkelanjutan.

“Jangan sampai pentas seni budaya di Jawa Timur hanya menampilkan satu atau dua jenis kesenian saja. Banyak potensi lokal yang harus diberikan ruang untuk tampil dan berkembang, termasuk ludruk, reog, wayang kulit, dan berbagai kesenian tradisional lainnya,” katanya.

Deni juga menyoroti upaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur yang telah menghadirkan etalase seni budaya di kawasan Candrawilwatikta, Pasuruan. Fasilitas tersebut menjadi wadah untuk memperkenalkan berbagai kesenian khas Jawa Timur kepada masyarakat luas.

Selain itu, ia mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang secara aktif mempromosikan potensi daerah melalui berbagai kegiatan di luar provinsi hingga mancanegara. Menurutnya, promosi budaya tidak hanya berdampak pada pelestarian seni tradisional, tetapi juga mampu menggerakkan sektor ekonomi dan UMKM.

“Ketika potensi budaya Jawa Timur dibawa ke berbagai daerah bahkan ke luar negeri, dampaknya sangat positif. Selain memperkenalkan identitas budaya daerah, juga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat dan menghidupkan UMKM yang ada di Jawa Timur,” ungkapnya.

Ia menambahkan, program misi dagang yang selama ini dijalankan Pemprov Jatim juga dapat menjadi sarana promosi budaya. Berbagai kesenian tradisional seperti reog, wayang kulit, dan ludruk dapat diperkenalkan bersamaan dengan produk unggulan daerah dalam forum internasional.

Menutup sambutannya, Deni kembali menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur atas kolaborasi yang terjalin bersama DPRD Jawa Timur dalam menghadirkan hiburan sekaligus pelestarian budaya bagi masyarakat.

“Semoga kegiatan ini mampu memberikan kebahagiaan bagi masyarakat Desa Tegalwangi dan menjadi motivasi untuk terus menjaga serta melestarikan kekayaan seni budaya yang dimiliki Jawa Timur,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mediacentral.info