oleh

Banjir Parigi Mouton Akses Jalan Dua Dusun Terputus 

PARIGI MOUTONG, Central.info — Hujan dengan intensitas sedang yang mengguyur wilayah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, memicu bencana hidrometeorologi. Akibatnya, banjir menggerus oprit jembatan penghubung di Desa Sibalago, Kecamatan Toribulu, pada Senin (25/5/2026) sekira pukul 16.00 WITA.

Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong, terjangan air sungai yang meluap mengikis habis tanah landasan jembatan. Dampaknya, akses transportasi darat yang menghubungkan Dusun 3 dan Dusun 4 di desa tersebut kini terputus total.

“Hujan berdurasi panjang menyebabkan debit air sungai meningkat tajam hingga merusak infrastruktur desa,” tulis Pusdalops BPBD Parigi Moutong dalam laporan resminya, Senin malam.

Beruntung, otoritas setempat memastikan tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi akibat insiden ini. Kendati demikian, aktivitas harian warga antardusun terhambat karena jembatan tidak dapat dilalui kendaraan.

Stasiun Meteorologi Mutiara Sis Al-Jufri Palu menjelaskan bahwa fenomena atmosfer memicu pertumbuhan awan konvektif yang masif di wilayah Sulawesi Tengah. Aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) berada pada fase 5 (Netral – Maritime Continent). Kondisi ini diperparah oleh adanya belokan angin di sekitar wilayah Sulteng serta anomali suhu muka laut di Teluk Tomini yang mencapai 0,0 hingga 2,0 derajat Celsius. Faktor-faktor tersebut meningkatkan penguapan massa uap air secara signifikan.

Pihak BMKG sendiri telah mengeluarkan peringatan dini tiga harian sejak Senin pagi. Wilayah Parigi Moutong bersama belasan kabupaten lain di Sulteng masuk dalam status Waspada cuaca ekstrem hingga 27 Mei 2026 mendatang.

Terkait kondisi ini, BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat, khususnya yang bermukim di zona rawan, untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. Bencana lanjutan seperti banjir bandang, tanah longsor, hingga angin puting beliung masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *