Surabaya – Kepala Biro Hukum Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Adi Sarono, S.H., M.H., menegaskan pentingnya penguatan karakter serta wawasan kebangsaan bagi generasi muda di tengah tantangan globalisasi yang semakin kompleks.
Hal tersebut disampaikan dalam sambutannya mewakili Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa pada acara Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar tingkat SMA yang digelar Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI pada Sabtu, 18 April 2026, di Surabaya.
Dalam kesempatan itu, Adi Sarono mengawali sambutan dengan mengajak seluruh hadirin untuk senantiasa bersyukur kepada Allah SWT atas nikmat dan kesempatan yang diberikan sehingga dapat berkumpul dalam forum tersebut.
Ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya bersama dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan. Menurutnya, kegiatan semacam ini merupakan investasi penting dalam membangun karakter generasi bangsa yang berintegritas dan berdaya saing.
“Tantangan globalisasi saat ini menuntut kita untuk tidak hanya memiliki kemampuan intelektual, tetapi juga karakter yang kuat serta pemahaman kebangsaan yang kokoh,” ujarnya.
Adi Sarono menjelaskan bahwa generasi muda saat ini dihadapkan pada berbagai dinamika, mulai dari perkembangan teknologi hingga arus informasi yang begitu cepat. Oleh karena itu, diperlukan pondasi nilai kebangsaan yang kuat agar mereka tidak kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kebebasan yang dimiliki saat ini harus diimbangi dengan tanggung jawab dan kesadaran berbangsa. Menurutnya, kebebasan yang sejati adalah kebebasan yang berlandaskan pada nilai-nilai kebangsaan dan karakter yang baik.
“Kita berharap generasi muda tidak hanya menjadi generasi penerus, tetapi juga menjadi generasi yang mampu membawa perubahan positif bagi bangsa,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Adi Sarono juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus mendorong berbagai program untuk memperkuat karakter dan integrasi kebangsaan. Program-program tersebut diharapkan mampu menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi sekaligus menanamkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
Ia optimistis Jawa Timur memiliki peluang besar untuk melahirkan generasi unggul yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas dan semangat kebangsaan yang tinggi.
Menutup sambutannya, Adi Sarono mengajak seluruh pihak untuk terus bersinergi dalam membangun karakter bangsa melalui pendidikan dan kegiatan positif yang berkelanjutan.
“Semoga melalui kegiatan ini, kita semua dapat terus berkontribusi dalam membangun bangsa yang lebih baik ke depan,” pungkasnya.
Kalau mau, saya bisa bantu buatkan �judul alternatif, �lead lebih tajam, atau �disesuaikan dengan gaya media tertentu (TV, online, atau rilis resmi).















Komentar