MANOKWARI, Mediacentral.info – Kasus kanker payudara di Indonesia menyentuh angka mengkhawatirkan, yakni 42,1 per 100.000 penduduk. Menanggapi urgensi tersebut, Dharma Pertiwi Daerah P menggelar aksi nyata melalui sosialisasi dan deteksi dini bagi perempuan di Papua Barat.
Kegiatan strategis ini dilaksanakan di RS TK.III J.A. Dimara, Manokwari, pada Kamis (9/4/2026). Selain memperingati HUT ke-62 Dharma Pertiwi, agenda ini bertujuan memutus rantai keterlambatan penanganan medis pada kaum perempuan.
Ketua Dharma Pertiwi Daerah P, Ny. Mevi Christian Tehuteru, menegaskan bahwa kesehatan adalah fondasi utama kehidupan yang seringkali terabaikan akibat kurangnya literasi medis.
“Kami mengajak seluruh ibu-ibu untuk tidak ragu memeriksakan diri. Deteksi dini bukan sekadar pemeriksaan, melainkan langkah penyelamatan hidup sebelum kelainan berkembang menjadi fatal,” ujar Ny. Mevi saat memberikan sambutan.
Edukasi dan Pemeriksaan Medis Intensif Para peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga akses langsung terhadap fasilitas medis modern. Agenda meliputi:
Penyuluhan Preventif: Edukasi mengenai pola hidup sehat dan pengenalan gejala awal, Pemeriksaan USG Mamae: Deteksi kelenjar payudara menggunakan gelombang suara, Pemeriksaan USG Uterus Memastikan kesehatan rahim secara menyeluruh.
Tim medis yang dikerahkan melibatkan pakar dari jajaran Kesdam XVIII/Kasuari, di antaranya Mayor CKM dr. Sibin Chandra, Sp.B, Kapten CKM (K) dr. Tarida Syane Vicadra Titaley, dan dr. Endang Sri Sugiarti, SpOG.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD XVIII/Kasuari beserta jajaran pengurus inti. Kehadiran para petinggi organisasi istri prajurit ini menunjukkan sinergi kuat dalam mendukung program kesehatan nasional di wilayah timur Indonesia.
Melalui gerakan ini, Dharma Pertiwi berharap kesadaran akan pemeriksaan rutin menjadi budaya baru. Langkah preventif ini diyakini efektif meminimalisir risiko kematian akibat kanker payudara yang masih mendominasi statistik penyakit tidak menular di tanah air.***














Komentar