SURABAYA – Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur menghadiri kegiatan Pesta Kelulusan Angkatan 8 Akademi Yayasan Gerakan Mengajak Sedekah (GEMES) Tahun 2026 yang digelar pada Minggu (21/6/2026) di Surabaya. Kegiatan ini menjadi momentum penuh kebahagiaan bagi para siswa yang telah berhasil menyelesaikan jenjang pendidikan mereka serta menjadi ajang apresiasi atas perjuangan dan kerja keras yang telah dilakukan selama menempuh pendidikan.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Restu Novi Widiani, yang diwakili oleh Kepala UPT di lingkungan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur wilayah Sidoarjo, Sri Mariyani, S.Sos., M.Si., menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi kepada seluruh lulusan Akademi GEMES.
Dalam sambutannya, Sri Mariyani mengatakan bahwa kelulusan merupakan hasil dari proses panjang yang dijalani dengan penuh kerja keras, ketekunan, kedisiplinan, serta dukungan dari berbagai pihak, mulai dari orang tua, kakak asuh, pendamping, hingga seluruh elemen yang selama ini mendampingi para siswa.
“Atas nama Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, kami menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh adik-adik yang telah berhasil menyelesaikan jenjang pendidikan yang ditempuh. Kelulusan ini merupakan buah dari kerja keras, ketekunan, kedisiplinan, doa, dan dukungan dari orang-orang yang selalu mendampingi perjalanan kalian,” ujar Sri Mariyani.
Ia menegaskan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, melainkan awal dari langkah baru untuk meraih cita-cita yang lebih tinggi. Karena itu, para lulusan diminta untuk terus belajar, mengembangkan potensi diri, menjaga akhlak yang baik, serta memanfaatkan setiap peluang yang ada agar dapat menjadi generasi yang mandiri, berprestasi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sri Mariyani juga berpesan agar para lulusan tidak pernah merasa rendah diri atas kondisi atau latar belakang yang pernah mereka alami. Menurutnya, setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk sukses dan berkontribusi bagi bangsa dan negara.
Dalam kesempatan tersebut, ia turut mengingatkan pentingnya pemenuhan hak-hak anak sebagaimana diatur dalam Konvensi Hak Anak. Terdapat empat pilar utama yang harus dipenuhi, yakni hak untuk hidup, hak perlindungan, hak tumbuh kembang, dan hak partisipasi.
Keempat hak tersebut harus dijalankan berdasarkan prinsip non-diskriminasi serta mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak.
Lebih lanjut, Sri Mariyani menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur memiliki komitmen kuat dalam memenuhi hak-hak anak melalui berbagai program dan layanan yang dijalankan Dinas Sosial. Program tersebut mencakup layanan dalam panti maupun luar panti yang ditujukan untuk mendukung perlindungan dan kesejahteraan anak.
“Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur memiliki empat UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Anak yang berada di Kabupaten Sumenep, Nganjuk, Trenggalek, dan Situbondo. Selain itu, kami juga mendukung penyelenggaraan Sekolah Rakyat yang saat ini melayani sebanyak 2.249 siswa di 26 sekolah pada jenjang SD, SMP, hingga SMA,” jelasnya.
Ia menambahkan, pemerintah terus berupaya membangun sistem perlindungan anak yang semakin baik dan terintegrasi. Penguatan kebijakan perlindungan anak menjadi salah satu elemen penting agar seluruh tujuan perlindungan dan pemenuhan hak anak dapat tercapai secara optimal.
Pada kesempatan yang sama, Sri Mariyani memberikan apresiasi kepada Yayasan Gerakan Mengajak Sedekah (GEMES) yang selama ini menjadi mitra pemerintah dalam memberikan layanan sosial kepada masyarakat. Yayasan tersebut diketahui memiliki berbagai program pelayanan seperti rumah singgah, panti asuhan, panti jompo, layanan ambulans gratis, hingga dukungan di bidang pendidikan bagi anak-anak yang membutuhkan.
Menurutnya, keberadaan Yayasan GEMES telah memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan akses pendidikan dan perlindungan anak di Jawa Timur. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah dan lembaga sosial seperti GEMES perlu terus diperkuat demi mewujudkan masa depan yang lebih baik bagi generasi muda.
“Kami berharap kegiatan yang diselenggarakan Yayasan Gerakan Mengajak Sedekah ini dapat menjadi langkah bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperkuat perlindungan anak di Jawa Timur,” tuturnya.
Menutup sambutannya, Sri Mariyani kembali mengucapkan selamat kepada seluruh lulusan Angkatan 8 Akademi GEMES Tahun 2026. Ia berharap para lulusan mampu melanjutkan perjuangan meraih cita-cita serta menjadi generasi yang sukses, berkarakter, dan membawa manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Yayasan Gerakan Mengajak Sedekah beserta para kakak asuh dan seluruh pihak yang telah berperan dalam mendukung pendidikan serta pendampingan anak-anak hingga berhasil menuntaskan jenjang pendidikan mereka.
Keberhasilan para lulusan ini diharapkan menjadi inspirasi bahwa setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih cerah melalui pendidikan dan dukungan yang berkelanjutan.















Komentar