Surabaya- Mewakili Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Timur, Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri Yudi Ariyanto, S.T., M.SE. menegaskan komitmen Disperindag Jatim dalam mendorong penguatan sektor industri makanan dan minuman sebagai salah satu tulang punggung perekonomian daerah. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Pers Confrence event pameran EastFood Indonesia 2026 di Surabaya pada 15 Juni 2026.

Menurut Yudi, Disperindag Jatim mengapresiasi penyelenggaraan EastFood Indonesia yang secara konsisten menghadirkan ruang promosi, transaksi bisnis, dan pengembangan industri bagi pelaku usaha di Jawa Timur.
Pameran tersebut dinilai sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam memperkuat sektor industri pengolahan yang menjadi kontributor terbesar terhadap perekonomian provinsi.
Ia menjelaskan bahwa berdasarkan data terkini, pertumbuhan ekonomi Jawa Timur pada tahun 2026 mencapai 5,96 persen atau berada di atas rata-rata nasional yang sebesar 5,61 persen. Capaian tersebut tidak lepas dari kuatnya sektor industri pengolahan yang memberikan kontribusi sebesar 31,45 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Timur.
“Struktur ekonomi Jawa Timur masih ditopang oleh sektor industri pengolahan. Di dalamnya, industri makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang terbesar. Karena itu, kegiatan seperti EastFood Indonesia sangat strategis untuk terus memperkuat daya saing sektor tersebut,” ujar Yudi.
Disperindag Jatim, lanjutnya, terus berupaya mendorong peningkatan kapasitas dan daya saing industri makanan dan minuman karena sektor tersebut memiliki peran yang sangat penting dalam menciptakan nilai tambah ekonomi. Pada tahun 2025, nilai PDRB industri makanan dan minuman Jawa Timur mencapai sekitar Rp451 triliun, meningkat signifikan dibandingkan tahun 2021 yang berada di angka Rp290 triliun.
Menurut Yudi, pertumbuhan rata-rata sektor makanan dan minuman yang mencapai 11,6 persen per tahun menunjukkan bahwa industri ini memiliki prospek yang sangat besar untuk terus berkembang. Oleh karena itu, Disperindag Jatim berkomitmen memperkuat berbagai program yang mendukung peningkatan produktivitas, pemasaran, dan perluasan pasar bagi pelaku usaha.
“Kenaikan nilai PDRB industri makanan dan minuman menunjukkan bahwa sektor ini berkembang sangat baik dan menjadi salah satu penggerak utama ekonomi Jawa Timur. Ini yang terus kami dorong melalui berbagai program pembinaan dan pengembangan industri,” katanya.
Selain memberikan kontribusi ekonomi yang besar, sektor makanan dan minuman juga menjadi industri yang menyerap tenaga kerja dalam jumlah terbesar di Jawa Timur. Kondisi tersebut menjadikan sektor ini sebagai salah satu prioritas dalam kebijakan pengembangan industri yang dijalankan Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Disperindag.
Yudi menambahkan, pameran seperti EastFood Indonesia memiliki peran penting dalam mempertemukan pelaku industri besar, menengah, dan UMKM dalam satu ekosistem bisnis yang produktif. Melalui kegiatan tersebut, pelaku usaha dapat memperluas jaringan pemasaran, menjajaki peluang kerja sama, serta mengikuti perkembangan teknologi dan tren industri terbaru.
“Disperindag Jawa Timur mendukung kegiatan yang mampu memperkuat ekosistem industri dan perdagangan. EastFood Indonesia menjadi salah satu wadah yang efektif untuk mempertemukan pelaku usaha, membuka peluang pasar baru, serta meningkatkan daya saing produk-produk unggulan Jawa Timur,” ungkapnya.
Ia berharap penyelenggaraan EastFood Indonesia 2026 dapat memberikan dampak positif yang lebih luas terhadap perkembangan industri makanan dan minuman di Jawa Timur, sekaligus memperkuat posisi provinsi ini sebagai pusat industri pengolahan dan perdagangan terbesar di kawasan Indonesia Timur.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Kami optimistis EastFood Indonesia akan terus memberikan kontribusi bagi pertumbuhan industri, perdagangan, dan perekonomian Jawa Timur maupun Indonesia secara keseluruhan,” pungkasnya.










Komentar