Mediacentral.info, BANGGAI – Fenomena cuaca ekstrem berupa angin kencang dan gelombang tinggi menerjang kawasan pesisir Desa Longkoga Barat, Kecamatan Bualemo, Kabupaten Banggai, pada Senin (16/3/2026) sore.
Peristiwa yang terjadi di wilayah semenanjung tersebut mengakibatkan enam unit rumah warga mengalami kerusakan cukup serius.
Angin kencang yang bertiup dari arah utara memicu ombak besar yang langsung menghantam permukiman warga yang berada di bibir pantai. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, meski kerugian materiel diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Mendapat laporan dari masyarakat, Kapolsek Bualemo, IPTU Alwi, segera mengerahkan personel ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Anggota kepolisian bersama warga setempat bahu-membahu melakukan evakuasi mandiri untuk menyelamatkan barang-barang berharga milik korban.
“Setelah mendapat laporan, kami langsung bergerak cepat untuk memastikan keadaan warga dan melakukan tindakan awal yang diperlukan. Kami melakukan pemeriksaan di lokasi dan memastikan tidak ada korban jiwa,” ujar IPTU Alwi saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.
Berdasarkan pendataan pihak kepolisian, terdapat enam kepala keluarga yang rumahnya terdampak langsung oleh hantaman gelombang, yakni: Heriyanti Aminullah (40), Rudi (47), Rapi (40), Ungke Bawotong (45), Ruin Aminullah (38), Irman Ginting (48)
Pihak berwenang mengimbau warga pesisir untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu. Warga diminta terus memantau arahan dari pemerintah daerah dan BMKG guna meminimalisir risiko bencana susulan.
Sinergi antara Polri, Pemerintah Kabupaten Banggai, dan masyarakat diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan pascabencana bagi para korban yang terdampak.
Salah satu warga yang terdampak menyampaikan bahwa ini adalah kompleks muara yang dihuni sebagian besar nelayan dan hampir tiap hari tanggul di lewati gelombang hingga kehalaman rumah kami
BMKG merilis peringatan dini gelombang tinggi 1,25 hingga 2,5 meter di wilayah utara Banggai dan perairan kepulauan, Sulteng, pada 16-18 Maret 2026. Kondisi cuaca ekstrem ini mengancam keselamatan pelayaran, sehingga kapolres mengimbau nelayan dan pemudik untuk waspada
Berikut detail informasi terkait gelombang tinggi di Banggai Wilayah Terdampak: Utara Banggai, Perairan Timur Banggai, dan wilayah kepulauan (Banggai Laut/Kepulauan).
Ketinggian Gelombang: Kategori sedang (1,25 – 2,5 meter) Waktu Peringatan Berlaku mulai 16-18 Maret 2026, bertepatan dengan puncak arus mudik lebaran.
Dampak: Potensi cuaca ekstrem yang berisiko tinggi bagi perahu kecil dan transportasi laut tradisional.
Imbauan Keselamatan: Masyarakat pesisir dan nelayan diminta waspada, serta menahan keberangkatan jika kondisi laut tidak aman.















Komentar