BANGGAI LAUT, Central.info – Ketangguhan sinergi kemanusiaan di perairan Nusantara kembali terbukti. Tim SAR Gabungan berhasil menyelamatkan Lasati (36), seorang nelayan yang sempat terombang-ambing di tengah ganasnya Perairan Bokan Kepulauan, Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah, Kamis (7/5/2026).
Insiden ini bermula ketika mesin perahu long boat yang ditumpangi Lasati mati total saat menempuh perjalanan dari Desa Toropot menuju Banggai Laut. Harapan sempat menipis setelah upaya pencarian mandiri oleh pihak keluarga tidak membuahkan hasil, hingga akhirnya laporan resmi masuk ke Unit Siaga SAR (USS) Banggai Laut.
Merespons situasi darurat tersebut, Tim Rescue USS Banggai Laut bergerak cepat mengerahkan armada Rigid Inflatable Boat (RIB). Menempuh jarak 18 Nautical Miles (Nm), tim berpacu dengan waktu menuju titik koordinat terakhir korban.
“Kami bergerak berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) Basarnas yang ketat, membagi tugas pencarian secara presisi untuk memastikan keselamatan jiwa di laut,” tegas perwakilan Tim SAR Gabungan.
Setelah penyisiran intensif, pada pukul 12.40 WITA, Lasati ditemukan dalam kondisi selamat pada koordinat 1^\circ 48′ 11.39” S – 123^\circ 27′ 58.94” E. Posisi korban telah bergeser sekitar 3 Nm ke arah barat akibat terbawa arus laut.
Suasana haru menyelimuti Pelabuhan Tinakin saat Lasati akhirnya menginjakkan kaki di daratan pada pukul 14.50 WITA. Anca, pihak keluarga yang terus memantau proses evakuasi, tak kuasa menahan syukur saat melihat Lasati kembali dengan selamat.
“Saya sempat merasa putus asa dengan keadaan di tengah laut. Terima kasih banyak kepada tim SAR yang telah menyelamatkan nyawa saya,” tutur Anca, mengulangi ungkapan rasa syukur korban kepada tim penyelamat.
Waktu Kejadian Kamis, 7 Mei 2026, Titik Lokasi Perairan Bokan Kepulauan, Banggai Laut, Identitas Korban Lasati (36), Laki-laki (Selamat), Sinergi Unsur USS Banggai Laut, BPBD, Pemdes, Masyarakat, Hasil Akhir Operasi Ditutup (15.10 WITA)
Keberhasilan operasi ini menjadi potret nyata kesiapsiagaan garda terdepan penyelamat bangsa di wilayah perairan Sulawesi Tengah. Dengan diserahkannya korban ke pihak keluarga, seluruh unsur SAR kembali ke satuan masing-masing dengan membawa satu misi suci yang tuntas.***















Komentar