Mediacentral.info, PARIGI MOUTONG – Operasi SAR Maritim Gabungan berhasil mengevakuasi dua nelayan asal Kelurahan Bantaya, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, pada Sabtu (14/3/2026). Korban ditemukan selamat setelah terombang-ambing berhari-hari di lautan dan sempat bertahan hidup dari serangan ikan hiu.
Kedua korban, Gilang Agil (21) dan Agil (19), sebelumnya dilaporkan hilang saat melaut sejak Selasa (10/2/2026). Kehilangan mereka memicu kekhawatiran keluarga lantaran keduanya tidak kunjung kembali ke daratan hingga Jumat malam.
Merespons laporan keluarga, Satpolairud Polres Parigi Moutong segera mengoordinasikan pencarian skala besar. Kasat Polairud Polres Parigi Moutong, Iptu Gigih Winanda, S.H., menjelaskan bahwa pihaknya langsung menggerakkan seluruh elemen, mulai dari TNI AL, Basarnas, BPBD, hingga jaringan penjaga rumpon di tengah laut.
“Kami menyebarkan informasi kepada seluruh nakhoda kapal dan penjaga rumpon di koordinat terkait untuk mempercepat deteksi keberadaan korban,” ujar Iptu Gigih.
Titik terang muncul pada Sabtu pagi pukul 07.00 WITA. Seorang penjaga rumpon bernama Ilham melaporkan bahwa kedua pemuda tersebut berhasil mencapai Rumpon Waras milik warga bernama Ipan untuk berlindung.
Proses evakuasi berlangsung dramatis. Kapal KM Arta 04 yang dipimpin Capt. Yoni segera merapat ke lokasi untuk menjemput korban sebelum akhirnya dipindahkan ke perahu Tim SAR Maritim Gabungan.
Setibanya di pesisir Bantaya pukul 12.30 WITA, kedua korban langsung dilarikan ke RSUD Anutaloko Parigi. Salah satu korban dilaporkan mengalami luka gigitan ikan hiu yang menyerangnya saat perahu mereka mengalami kendala di tengah laut.
Iptu Gigih Winanda mengapresiasi soliditas tim gabungan dan bantuan cepat dari komunitas nelayan lokal. Ia menegaskan pentingnya kewaspadaan ekstra mengingat cuaca ekstrem yang sulit diprediksi.
“Kami mengimbau nelayan agar tidak memaksakan diri melaut jika cuaca buruk. Pastikan membawa perlengkapan keselamatan dan selalu berkomunikasi dengan pihak keluarga,” tegasnya.
Dengan dievakuasinya kedua korban dalam kondisi stabil, operasi SAR Maritim Gabungan resmi ditutup pada pukul 13.00 WITA. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat pesisir tentang pentingnya sinergi antarinstansi dalam penanganan darurat di perairan.













Komentar