oleh

Hari Kesadaran Nasional, Kapolda Sulteng Perintahkan Kesiagaan Hadapi Dampak Global

PALU, Mediacentral.info – Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Pol Dr. Endi Sutendi, memimpin upacara Hari Kesadaran Nasional di lapangan apel Mapolda Sulteng, Jumat (17/4/2026).

Dalam amanatnya, Kapolda menekankan pentingnya profesionalisme personel dalam menghadapi ancaman tantangan global hingga potensi konflik ketenagakerjaan.

Upacara yang diikuti oleh seluruh Pejabat Utama (PJU), perwira, bintara, tamtama, dan ASN Polda Sulteng ini bukan sekadar rutinitas seremonial. Irjen Pol Endi Sutendi menegaskan bahwa momentum ini adalah sarana evaluasi kinerja untuk menjaga integritas Polri di tengah masyarakat.

Kapolda menyoroti dua tantangan besar yang harus diantisipasi personel. Pertama, dampak ketidakpastian ekonomi global dan konflik antarnegara yang memicu krisis energi serta stabilitas harga pangan. Kedua, fenomena iklim ekstrem “El Nino Godzilla” yang mengancam ketahanan pangan serta risiko kebakaran hutan dan lahan.

“Polri harus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat untuk menjaga stabilitas keamanan di tengah tantangan ini,” tegas Kapolda.

Dalam laporan kinerjanya, Polda Sulteng mencatat berbagai keberhasilan selama Januari hingga April 2026, termasuk suksesnya pengamanan Operasi Ketupat Tinombala 2026, pembangunan dapur bergizi sesuai program Presiden RI, serta respons cepat penanganan bencana di Kabupaten Donggala.

Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei 2026, Kapolda secara khusus menginstruksikan seluruh jajaran untuk melakukan deteksi dini. Ia menyoroti potensi aksi massa akibat rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran di sebuah perusahaan tambang di wilayah Sulawesi Tengah.

“Kami memerintahkan persiapan matang agar pelayanan keamanan tetap humanis dan situasi kamtibmas tetap kondusif saat May Day nanti,” tambahnya.

Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol Djoko Wienartono, menegaskan bahwa arahan tersebut merupakan pedoman strategis bagi seluruh anggota. “Seluruh personel wajib memahami kebijakan pimpinan dan mengimplementasikannya secara humanis, profesional, serta berintegritas demi meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri,” ujar Djoko.

Kegiatan ditutup dengan penekanan Kapolda agar seluruh anggota menghindari gaya hidup mewah dan tetap mengedepankan penegakan hukum yang transparan serta tidak diskriminatif.*(Amy)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mediacentral.info