JAKARTA, Mediacentral.info – Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin, resmi melantik Zullikar Tanjung, S.H., M.H., sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Tengah pada Rabu (29/4/2025). Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat di Aula Lantai 11 Gedung Utama Kejaksaan Agung ini menandai babak baru penegakan hukum di Bumi Tadulako.
Zullikar Tanjung menggantikan Nuzul Rahmat, S.H., M.H., yang kini mendapat promosi strategis sebagai Direktur Pelanggaran HAM Berat pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus). Langkah mutasi ini merupakan upaya penyegaran organisasi sekaligus penguatan kinerja institusi di wilayah Sulawesi Tengah.
Dalam amanatnya, Jaksa Agung ST Burhanuddin menekankan bahwa jabatan adalah amanah sakral yang harus dipertanggungjawabkan kepada Tuhan dan negara. Ia menginstruksikan seluruh jajaran untuk meninggalkan pola kerja konvensional yang tidak lagi adaptif.
“Kejaksaan tidak boleh lagi bekerja secara biasa-biasa saja atau business as usual. Kita harus berani melakukan terobosan yang melampaui batas, namun tetap berlandaskan hukum dan etika,” ujar Burhanuddin tegas.
Menghadapi era Revolusi Industri 5.0, Jaksa Agung juga mewajibkan penguasaan ruang digital bagi para pimpinan daerah. Hal ini krusial untuk mengendalikan narasi publik melalui fakta dan data guna menangkal disinformasi di media sosial.
Sosok Zullikar Tanjung bukanlah orang baru di Sulawesi Tengah. Sebelum dipercaya menjadi Kajati, ia sempat menjabat sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Sulteng dan Pelaksana Tugas (Plt.) Kajati di awal tahun 2025.
Rekam jejaknya tergolong cemerlang. Saat menjabat sebagai Direktur B pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum (Jam-Pidum), Zullikar aktif mendorong penegakan hukum yang humanis, termasuk program pelatihan pidana kerja sosial bagi narapidana.
Jaksa Agung berharap Zullikar mampu menjadi etalase Kejaksaan yang andal di daerah. Ia meminta para pejabat segera beradaptasi tanpa masa transisi yang panjang untuk menjaga kualitas penegakan hukum.
“Berikan yang terbaik sebagai wujud integritas dan kehormatan diri. Tunjukkan kinerja yang meninggalkan jejak pengabdian bermakna bagi bangsa dan negara,” pungkasnya.
Dengan pengalaman komprehensif mengenai karakteristik wilayah Sulawesi Tengah, Zullikar Tanjung kini mengemban ekspektasi besar untuk memperkokoh kepercayaan publik terhadap Korps Adhyaksa di daerah tersebut.***











Komentar