oleh

KDMP Desa Kranggan, Perkuat Perekonomian Dan Kesejahteraan Masyarakat

Ponorogo Media Central, Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih Desa Kranggan Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo Jatim, kini telah memasuki seratus persen progres pembangunan.

Seluas 30 M x 20 M berdiri kokoh di lahan yang strategis, diharapkan ke depan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih tersebut berfokus untuk memperkuat ekonomi desa, meningkatkan swasembada pangan dan pemerataan ekonomi dengan menjadikan desa sebagai pilar pembangunan ekonomi nasional.

Sebagaimana hal itu disampaikan Khoiru Rozikin selaku Kepala Desa Karangan dalam pertemuan bersama Media Central pada Rabu (22/4/2026).

Menurutnya, pembangunan Koperasi Desa Merah Putih tersebut adalah untuk memperkuat perekonomian desa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menciptakan lapangan kerja, dan menggerakkan ekonomi kerakyatan melalui partisipasi aktif masyarakat.

Di jelaskan juga bahwa, program tersebut sebagai perwujudan kemandirian desa, dalam hal memperdayakan desa yang ssecara ekonomi melalui koperasi yang dikelola secara kolektif oleh masyarakat. “Langkah ini untuk mendukung dan memajukan UMKM dengan sistem berkoperasi dalam hal menyediakan layanan kebutuhan dasar yang menjangkau, “ucapnya.

Selain itu, Khoiru Rozikin juga menjelaskan bahwa Koperasi Desa Merah Putih adalah revitalisasi koperasi desa berbasis gotong royong yang menjadi pilar pemberdayaan ekonomi. Dengan teknis pelaksanaan mengelola gerai sembako melalui unit usaha, seperti penyediaan sembako murah, simpan pinjam, dan logistik untuk memperkuat ekonomi desa

“Program nasional ini, berpotensi besar ke depan menjadi penggerak ekonomi, dengan kemandirian, terutama dalam membangun ketahanan pangan desa melalui unit usaha yang menawarkan kebutuhan sehari-hari masyarakat desa. Yang berpedoman membantu mengendalikan harga di tingkat konsumen secara umum, dengan sistem manajemen yang modern dan profesional agar lebih efisien, “kata Kepala Desa Kranggan lebih lanjut.

“Mengenai tersebut, pentingnya berprinsip transparansi, fleksibilitas, dalam pelaksanaan program agar benar-benar berpihak pada masyarakat bawah, “imbuhnya akhiri pembicaraan. (ex)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *