Surabaya – Ketua Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (Gapembi) Provinsi Jawa Timur, Makhrus Sholeh, menghadiri acara Silaturahmi dan Halal Bihalal Keluarga Besar Jaringan Dapur Makan Bergizi Jawa Timur, Sabtu (11/4/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan dalam mendukung program penyediaan makanan bergizi bagi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Makhrus menyampaikan bahwa kolaborasi menjadi kunci utama keberhasilan program dapur makan bergizi. Ia menegaskan, pihaknya bersama tim dapur di bawah binaan Mas Dalu serta pengurus terkait terus berupaya membangun koordinasi yang solid dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah dan relawan.
Menurutnya, salah satu fokus utama adalah memastikan distribusi makanan kepada penerima manfaat berjalan dengan baik, tepat sasaran, dan tanpa kesalahan. “Target kami adalah nol kesalahan. Untuk itu dibutuhkan kerja sama yang kuat, baik dengan masyarakat, sekolah, maupun wali murid dalam memberikan masukan terkait menu yang sesuai,” ujarnya.
Makhrus juga menekankan pentingnya kolaborasi teknis di tingkat dapur, mulai dari perencanaan menu, pengadaan bahan baku, proses pengolahan, hingga pengemasan dan distribusi. Semua tahapan tersebut, lanjutnya, harus mengikuti petunjuk teknis (juknis) yang telah ditetapkan agar kualitas dan keamanan makanan tetap terjaga.
Selain itu, pihaknya juga menggandeng berbagai elemen seperti relawan, organisasi terkait, serta kepala dapur untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar. Tidak hanya aspek teknis, perizinan dan kelengkapan peralatan dapur juga menjadi perhatian dalam mendukung operasional yang optimal.
Dalam kesempatan itu, Makhrus turut menyoroti tantangan yang dihadapi para pelaku di lapangan, termasuk adanya intimidasi dan laporan yang tidak berdasar terhadap mitra dapur. Ia menegaskan bahwa asosiasi akan hadir memberikan pendampingan dan advokasi bagi anggota yang mengalami kendala hukum maupun tekanan dari pihak tertentu.
“Kami akan membantu mengadvokasi teman-teman anggota agar mereka bisa bekerja dengan tenang. Karena pada dasarnya, tanggung jawab utama program ini ada pada pemerintah, sementara kami adalah mitra yang mendukung pelaksanaannya,” jelasnya.
Ke depan, Gapembi Jatim juga akan segera menggelar rapat kerja guna merumuskan program strategis jangka pendek, menengah, hingga panjang. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh gerak organisasi berjalan terarah dan mampu mencapai tujuan bersama.
Lebih lanjut, Makhrus mengaitkan program makan bergizi ini dengan visi besar peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia sebagaimana dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Ia menyebut, program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesehatan dan kecerdasan generasi muda Indonesia.
“Harapannya anak-anak kita menjadi lebih sehat dan cerdas, sehingga ke depan Indonesia memiliki SDM unggul dan mampu bersaing dengan negara lain,” ungkapnya.
Di akhir pernyataannya, Makhrus mengajak para pelaku usaha dan pengelola dapur yang belum tergabung untuk bergabung dalam asosiasi. Menurutnya, dengan bersatu dalam wadah organisasi, berbagai permasalahan dapat diselesaikan secara bersama-sama dan program dapat berjalan lebih efektif serta berkelanjutan.
Selain itu, DPW GAPEMBI JATIM siap melakukan pendampingan advokasi bagi mitra yg terkena suspend
Bisa menghubungi Avin Nadhir – 0817-0486-457










Komentar