oleh

Kolaka Utara Industry, Trade & Investment Forum 2026 Jadi Ajang Promosi Investasi dan Hilirisasi Daerah

Surabaya- Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara menggelar kegiatan bertajuk Kolaka Utara Industry, Trade & Investment Forum 2026 sebagai upaya memperkuat promosi potensi daerah sekaligus menarik minat investor nasional maupun internasional. Forum yang berlangsung pada Senin 11 Mei 2026 di Surabaya tersebut menjadi ajang strategis untuk memperkenalkan peluang investasi unggulan di sektor agribisnis, perdagangan, industri, hingga energi terbarukan yang dimiliki Kabupaten Kolaka Utara.

Ketua Panitia, Andi Haerul Rijal, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh tamu undangan, perwakilan pemerintah, pelaku usaha, investor, hingga perwakilan konsulat dan kamar dagang luar negeri yang hadir dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran berbagai pihak menjadi bukti besarnya perhatian terhadap potensi investasi yang dimiliki Kolaka Utara.

Ia menjelaskan bahwa Kabupaten Kolaka Utara memiliki kekayaan sumber daya alam yang sangat besar, khususnya di sektor perkebunan dan agribisnis. Komoditas unggulan seperti kakao, kelapa, cengkeh, dan berbagai hasil perkebunan lainnya dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi industri hilir yang bernilai tambah tinggi.

“Kolaka Utara memiliki potensi sumber daya alam yang luar biasa, terutama di sektor agribisnis. Komoditas utama daerah kami adalah kakao. Pemerintah daerah terus mendorong revitalisasi lahan kakao agar mampu menjadi penguatan ekonomi masyarakat sekaligus penggerak industri daerah,” ujar Andi Haerul Rijal.

Ia menyebut, sejak periode pertama kepemimpinan Bupati Kolaka Utara, pemerintah daerah telah menjalankan program revitalisasi lahan kakao seluas 76 ribu hektare. Hingga saat ini, sekitar 25 ribu hektare lahan telah dimanfaatkan dan dikembangkan secara bertahap untuk mendukung peningkatan produksi kakao daerah.

Menurutnya, selama ini hasil produksi daerah masih banyak dipasarkan menggunakan merek dari luar daerah atau dikenal dengan istilah white labeling. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara kini berupaya melakukan transformasi ekonomi melalui penguatan hilirisasi industri dan pembangunan ekosistem investasi yang lebih terintegrasi.

“Melalui forum ini kami ingin membangun jembatan investasi sekaligus memperkuat ekosistem agribisnis, khususnya di sektor kakao dan kelapa. Kami mengundang investor dari dalam maupun luar negeri untuk berinvestasi di Kolaka Utara,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara, lanjutnya, berkomitmen memberikan dukungan penuh kepada para investor melalui kemudahan perizinan, kepastian regulasi, keamanan investasi, serta jaminan kenyamanan dalam menjalankan usaha di daerah tersebut.

Forum investasi ini juga diharapkan menjadi ruang kolaborasi strategis antara pemerintah daerah, dunia usaha, investor, dan berbagai mitra internasional dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah, peningkatan investasi, penguatan industrialisasi, serta perluasan kerja sama bilateral maupun multilateral.

Menutup sambutannya, Andi Haerul Rijal menyampaikan harapan agar kegiatan tersebut membawa manfaat besar bagi kemajuan Kolaka Utara dan kesejahteraan masyarakat. Ia juga menyampaikan pantun ajakan investasi yang disambut antusias para peserta forum.

“Pergi ke pasar membeli kelapa, jangan lupa membeli parang. Ayo berinvestasi di Kolaka Utara, bumi yang kaya potensi dan terbuka lebar untuk berkembang,” tutupnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mediacentral.info