oleh

KONI Palu Resmi Terima SK Pengurusan Dari KONI Sulteng 

Media Central, PALU, Rabu (4/3) — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sulawesi Tengah resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan KONI Kota Palu periode 2025–2029. Rabu, (4/3/2026)

Penyerahan dilakukan di Kantor KONI Sulteng, Palu, dan menandai berakhirnya polemik organisasi yang sempat bergulir dalam beberapa pekan terakhir.

Penyerahan SK tersebut sekaligus menjadi momentum konsolidasi menghadapi agenda olahraga daerah dalam waktu dekat, termasuk persiapan Pra Chief de Mission (CDM) dan tahapan pembinaan atlet.

Wakil Ketua Umum I KONI Sulawesi Tengah, Helmi Umar, menegaskan dinamika yang terjadi merupakan proses organisasi yang harus dihormati.

“Alhamdulillah, hari ini kita bersama-sama berbenah diri. Bicara olahraga itu bicara Merah Putih Olahraga adalah alat pemersatu bangsa,” ujar Helmi.

Ia mengingatkan agar persoalan yang sempat mencuat tidak menyeret olahraga ke ranah politik.

“Jangan kita kontaminasi antara politik dan olahraga. Politik di jalurnya, olahraga juga di jalurnya. Kalau dipadukan, dana yang seharusnya untuk prestasi bisa habis karena dicampur urusan lain,” katanya.

Sengketa sebelumnya bermula dari gugatan salah satu kandidat dalam musyawarah KONI Kota Palu. Proses tersebut kemudian dimediasi oleh KONI Pusat pada 13 Februari 2026.

Setelah melalui audiensi dan kajian sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), KONI Pusat mencabut surat pembentukan caretaker dan merekomendasikan penerbitan SK kepengurusan definitif.

“Untuk menyelamatkan olahraga ini, kita sepakat menerima arahan KONI Pusat. Kalau berlarut-larut, bisa sampai ke Badan Arbitrase dan memakan waktu berbulan-bulan. Itu bisa mengganggu pembinaan,” jelas Helmi.

Wakil Sekretaris KONI Sulteng, Muhammad Warsita, menegaskan tidak ada unsur politisasi dalam dinamika tersebut. Menurut dia, kehati-hatian dilakukan karena adanya gugatan sehingga perlu konsultasi dengan KONI Pusat sebelum menerbitkan keputusan final.

“Ini murni dinamika organisasi. Tidak ada sedikit pun politisasi. Kami ingin memastikan semua berjalan sesuai aturan,” ujarnya.

Ia menambahkan, percepatan penerbitan SK menjadi langkah strategis agar pembinaan atlet tidak terhambat, mengingat sejumlah agenda olahraga tingkat provinsi dan nasional sudah di depan mata.

SK kepengurusan tersebut diterima Ketua Harian KONI Kota Palu, Akram Agus. Ia mengajak seluruh insan olahraga kembali bersatu dan fokus pada peningkatan prestasi.

“Mari kita bersama-sama membangun prestasi olahraga di Sulawesi Tengah. Jangan lagi membawa olahraga ke suasana politik,” kata Akram.

Karena itu, konsolidasi internal terhadap seluruh cabang olahraga segera dilakukan guna memastikan kesiapan menghadapi agenda kompetisi mendatang.

“Kerja sama KONI kabupaten/kota dan provinsi tidak akan pernah putus. Dengan kebersamaan, prestasi kita bisa naik ke level lebih tinggi,” ujarnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *