oleh

Menjaga Transparansi dan Keberimbangan Informasi dalam Proses Pengadaan Publik

Opini : Oleh Redaksi.

Pemberitaan yang beredar di berbagai sumber informasi mengenai proses lelang paket pekerjaan di Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah melalui sistem Katalog Elektronik Versi 6 telah menjadi perhatian publik.

Informasi tersebut memunculkan berbagai pandangan terkait mekanisme pengadaan barang dan jasa pemerintah yang dinilai perlu mendapat penjelasan secara utuh dan proporsional.

Menyikapi dinamika informasi yang berkembang, redaksi memandang bahwa setiap isu yang berkaitan dengan pengelolaan anggaran negara patut disikapi secara serius dengan mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

Pada saat yang sama, penyampaian informasi kepada masyarakat dalam praktik jurnalistik perlu berlandaskan pada prinsip verifikasi, konfirmasi, keberimbangan, serta asas praduga tak bersalah.

Perlu diketahui, Dalam sistem pengadaan modern, termasuk penggunaan e-katalog, telah tersedia mekanisme pengawasan berlapis melalui lembaga yang berwenang serta pengawasan internal pemerintah.

Oleh karena itu, apabila muncul indikasi ketidakwajaran prosedural, salah satu langkah yang dapat ditempuh adalah melalui proses klarifikasi resmi, evaluasi administratif, dan mekanisme pengawasan sesuai ketentuan yang berlaku.

Redaksi juga memandang pentingnya ruang komunikasi terbuka dari seluruh pihak terkait, termasuk instansi pelaksana dan pemangku kepentingan lainnya, agar masyarakat memperoleh gambaran informasi yang menyeluruh.

Keterbukaan informasi yang konstruktif diharapkan dapat meminimalkan perbedaan persepsi publik serta menjaga kepercayaan terhadap proses pembangunan infrastruktur.

Selain itu, peran aparat pengawas internal pemerintah, inspektorat, maupun lembaga yang memiliki kewenangan pengawasan menjadi bagian dari mekanisme negara dalam memastikan setiap kegiatan berjalan sesuai aturan.

Proses tersebut diharapkan berlangsung secara objektif, profesional, serta berdasarkan data dan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.
Di sisi lain, masyarakat juga diharapkan dapat menyikapi berbagai informasi dari beragam sumber secara bijak dan proporsional.

Setiap informasi yang berkembang pada dasarnya memerlukan kelengkapan data serta klarifikasi dari berbagai pihak agar tidak menimbulkan kesalahpahaman dalam memahami situasi yang sebenarnya.

redaksi menilai bahwa transparansi, komunikasi terbuka, serta penegakan aturan secara adil merupakan kunci utama dalam menjaga integritas proses pengadaan pemerintah.

Dengan menjunjung profesionalisme dan dialog yang konstruktif, diharapkan setiap dinamika yang muncul dapat diselesaikan secara objektif, proporsional, dan sesuai dengan prinsip hukum serta etika publik.

Penulis : Fadri A.Hende

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mediacentral.info