Poso- infrastruktur jalan yang dikerjakan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) di kecamatan Pamona Kabupaten Poso, mendapat dukungan dari sebagian masyarakat yang menilai pembangunan tersebut akan memberikan manfaat besar bagi mobilitas dan pertumbuhan ekonomi daerah dalam jangka panjang.
Meski selama proses pengerjaan terjadi hambatan lalu lintas dan perlambatan akses kendaraan, warga memahami bahwa kondisi tersebut merupakan konsekuensi yang lazim terjadi pada proyek infrastruktur berskala besar yang sedang berlangsung.
Sejumlah masyarakat berharap publik dapat melihat pembangunan ini secara menyeluruh, bukan hanya dari dampak sementara yang dirasakan selama masa pengerjaan. Menurut mereka, setelah proyek selesai, kualitas jalan yang lebih baik akan memberikan manfaat yang jauh lebih besar dibandingkan ketidaknyamanan yang terjadi saat ini.
Mat mempunyai pekerjaan sebagai sopir 20/6/2026 menyampaikan”Kalau pembangunan jalan memang biasanya ada dampak sementara. Yang penting hasil akhirnya bisa dinikmati masyarakat dan akses transportasi menjadi lebih baik,” ungkapnya.
Keberadaan proyek tersebut dinilai sebagai upaya pemerintah meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat yang selama ini mengandalkan akses jalan darat.
Hal ini juga disampaikan oleh Sagita yang hendak melintas didaerah tersebut, menilai setiap proyek infrastruktur memiliki tantangan teknis di lapangan, termasuk pengaturan lalu lintas dan pembatasan akses pada waktu-waktu tertentu. Namun demikian, kondisi tersebut umumnya bersifat sementara hingga pekerjaan mencapai tahap penyelesaian.
Pembangunan infrastruktur jalan merupakan investasi jangka panjang yang bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan transportasi masyarakat. Karena itu, berbagai kendala yang muncul selama proses pengerjaan diharapkan dapat disikapi secara proporsional, sembari menunggu proyek rampung dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat luas, kata Sagita.(Haris)













Komentar