oleh

Pemprov Jatim Peringati Isra Mi’raj 2026, Sekda Adhy Karyono Ajak ASN Tingkatkan Pelayanan dan Akuntabilitas Birokrasi

Surabaya — Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW Tahun 2026 pada Senin (19/12/2026) di Masjid Islamic Center Jawa Timur, Surabaya. Kegiatan keagamaan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri ribuan jamaah yang terdiri dari aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Jatim serta masyarakat umum dari berbagai wilayah.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, hadir dan memberikan sambutan mewakili Gubernur Jawa Timur. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya peringatan Isra Mi’raj yang penuh berkah tersebut. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, khususnya Biro Kesra Setdaprov Jatim, yang dinilai mampu mempersiapkan kegiatan dengan baik meski dalam waktu yang relatif singkat.

“Alhamdulillah, pada malam hari ini kita dapat bersilaturahmi dan bersama-sama memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW Tahun 2026. Semoga shalawat serta salam senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW, dan mudah-mudahan kita semua kelak mendapatkan syafaat beliau,” ujar Adhy Karyono di hadapan ribuan jamaah.

Ia menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk merefleksikan makna perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW, khususnya perintah sholat sebagai tiang agama dan pedoman utama dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam peristiwa Isra Mi’raj harus mampu diterjemahkan dalam sikap dan perilaku, baik dalam kehidupan pribadi, bermasyarakat, maupun dalam menjalankan tugas sebagai aparatur pemerintah.

“Isra Mi’raj mengajarkan kita tentang hijrah, yaitu berpindah dari kondisi yang baik menuju yang lebih baik, dari yang biasa menjadi lebih baik lagi. Ini relevan bagi kita semua, terutama para ASN dan birokrat, agar terus melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas diri dalam melayani masyarakat,” tegasnya.

Memasuki tahun 2026, Adhy Karyono secara khusus mengajak seluruh jajaran ASN Pemprov Jatim untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Ia menekankan pentingnya membangun birokrasi yang profesional, akuntabel, transparan, serta berorientasi pada kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.
Ia juga mengungkapkan bahwa tahun 2026 menjadi tahun yang penuh tantangan, khususnya dari sisi penganggaran. Alokasi dana transfer dari pemerintah pusat mengalami penurunan, sehingga menuntut seluruh perangkat daerah untuk lebih adaptif dan inovatif dalam menjalankan program-program pembangunan.

“Dengan kondisi anggaran yang ada, seluruh target dan sasaran pembangunan tetap harus berjalan. Sesuai arahan Ibu Gubernur, kepentingan masyarakat tetap menjadi prioritas utama. Kita yang harus berbenah, menyesuaikan diri, bekerja lebih efisien, lebih akuntabel, dan memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, Sekda Jatim juga mengajak masyarakat Jawa Timur untuk terus mengikuti dan mendukung program-program pembangunan yang dilaksanakan pemerintah. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya memberikan yang terbaik bagi masyarakat, baik melalui pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, maupun program-program sosial dan kesejahteraan.

Dalam sambutannya, Adhy Karyono turut menyampaikan kondisi cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi pada puncak musim hujan di bulan Desember dan Januari. Ia menyampaikan bahwa Pemprov Jatim telah melakukan berbagai langkah antisipatif, termasuk upaya modifikasi cuaca, guna meminimalisir risiko terjadinya bencana alam.

“Upaya ini bukan untuk melawan kehendak alam, melainkan sebagai ikhtiar agar curah hujan yang tinggi dapat dikendalikan sehingga tidak menimbulkan dampak bencana. Mari kita bersama-sama berdoa agar Jawa Timur senantiasa dilindungi, terhindar dari bencana, dan masyarakatnya dapat hidup aman, makmur, serta sejahtera,” tuturnya.

Peringatan Isra Mi’raj tersebut semakin bermakna dengan hadirnya penceramah KH. Gautsar atau yang akrab disapa Gus Gautsar. Dalam tausiyahnya, Gus Gautsar mengulas perjalanan luar biasa Nabi Muhammad SAW dalam peristiwa Isra Mi’raj serta relevansinya dengan kehidupan umat Islam di era modern, khususnya dalam menjaga keimanan, akhlak, dan tanggung jawab sosial.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *