Media Central, Banggai – Kegiatan Jalan Sehat Tomori Sehat Yang Disponsori Joint Operating Body ( JOB ) Pertamina – Medco E&P Tomori ( JOB Tomori ) Yang Dilaksanakan Di Desa Sinorang, Kecamatan Batui Selatan, Pada 27 Desember 2025, Menuai Keluhan Dari Pengurus Karang Taruna Desa Setempat. Sabtu (3 Januari 2026)
Panitia Pelaksana Yang Melibatkan Karang Taruna Kecamatan Batui Selatan Bersama KNPI Batui Selatan Diminta Segera Diaudit Anggarannya Oleh Tim JOB. Khususnya Divisi Relationship Yang Diduga Mendominasi Kepanitiaan, Tujuannya Memastikan Transparansi Dan Akuntabilitas Penggunaan Dana Bantuan Perusahaan Yang Bernilai Besar.
Permintaan Audit Disampaikan Langsung Oleh Ketua Karang Taruna Desa Gori – Gori, Yang Menilai Fasilitas Dan Hadiah Kegiatan Tidak Sebanding Dengan Besaran Anggaran.
“Saya Kira Perlu Ada Keterbukaan Dari Panitia Jalan Sehat, Karena Kita Tahu Anggaran Bantuan Dari Perusahaan Cukup Besar. Hadiah Yang Disiapkan Dinilai Tidak Sesuai, Pembagian Baju Seragam Juga Tidak Merata, Masih Banyak Peserta Yang Tidak Kebagian”, Tegasnya
Ia Menambahkan Bahwa Hadiah Hanya Terbatas, Tidak Sampai 10 Perlengkapan Rumah Tangga, Tanpa Nilai Manfaat Berarti Bagi Masyarakat, Tutupnya.
Keluhan Serupa Dilontarkan Ketua Karang Taruna Desa Sinorang, Yang Mengaku Keterlibatannya Hanya Sebatas Tim Support Meskipun Kegiatan Berlangsung Di Wilayah Desanya.
“Ini Kegiatan Karang Taruna Kecamatan, Tapi Kami Karang Taruna Desa Tidak Dilibatkan Secara Substansial. Seharusnya Kami Jadi Bagian Kepanitiaan Sebagai Tuan Rumah, Padahal SK Panitia Yang Ditunjukkan Via HP Oleh Salah Satu Humas JOB Mencantumkan Nama Ketua Karang Taruna Desa, Tapi Keterlibatan Kami Minim”, Katanya.
Helmi Lipuadino, Pemuda Desa Sinorang, Memperkuat Kritik Ini. Karang Taruna Desa Tidak Difungsikan, “Kami Tuan Rumah Hanya Diminta Menjadi Sponsor Dan Jadi Tim Support, Panitia Inti Didominasi Dari Kecamatan Dan Karyawan JOB, Padahal Lokasi Di Desa Kami” Keluhnya.
Helmi Juga Menekankan Bahwa Peserta Mendaftar Langsung Ambil Baju Dan Kupon Tanpa Proses Formal, Menambah Kesan Kurang Terorganisir, Tutupnya.
Meski Ada Koordinasi Dengan Pemerintah Desa Yang Telah Mengizinkan Kegiatan Ini, Para Ketua Karang Taruna Desa Menilai Pelibatan Mereka Hanya Formalitas.
Para Pengurus Karang Taruna Desa Secara Tegas Meminta Tim JOB Pertamina – Medco E&P Tomori Melakukan Evaluasi Dan Audit Independen Terhadap Penggunaan Anggaran.
“Kami Berharap Pihak Terkait, Termasuk Sponsor Perusahaan, Memastikan Transparansi Agar Kegiatan Sosial Kemasyarakatan Ke Depan Lebih Akuntabel Dan Melibatkan Pemuda Desa Secara Substansial,” Ujarnya.
Hingga Berita Ini Diturunkan, Pihak Panitia Dan JOB Tomori Belum Memberikan Tanggapan Resmi.*(Arif)












Komentar