Madiun Media Central– Madrasah Ibtidaiyah (MI) Riyadlatul Uqul, Desa Kranggan, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, sukses menggelar acara Haflah Akhirussanah dan Wisuda Purnasiswa pada Kamis (18/06/2026). Sebanyak 60 siswa-siswi kelas VI secara resmi dilepas dalam momentum yang berlangsung dengan khidmat, meriah, sekaligus diselimuti suasana haru yang mendalam.
Acara ini dihadiri oleh jajaran pengurus yayasan, kepala madrasah, dewan guru, tokoh masyarakat setempat, serta seluruh wali murid pendamping. Ke-60 wisudawan-wisudawati tampak anggun dan bersahaja mengenakan pakaian khas wisuda saat memasuki area tempat duduk yang telah disediakan.
Inti dari jalannya acara diawali dengan prosesi wisuda, di mana satu per satu dari 60 siswa dipanggil ke atas panggung untuk menerima penghargaan dan syahadah kelulusan. Ketegangan dan rasa bangga tampak jelas di wajah para siswa yang telah menyelesaikan masa baktinya menuntut ilmu di tingkat dasar Islam tersebut.
Namun, suasana seketika berubah menjadi penuh haru saat memasuki sesi sungkeman. Diiringi lantunan salawat dan untaian doa yang menggetarkan hati, para wisudawan-wisudawati berjalan serentak menghampiri orang tua masing-masing.
Tangis haru pun pecah ketika ke-60 siswa tersebut bersimpuh di pangkuan ayah dan ibu mereka, memohon maaf atas segala khilaf, serta meminta doa restu untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Tidak sedikit dari para orang tua dan guru yang meneteskan air mata menyaksikan momen sakral ungkapan bakti anak kepada orang tua tersebut.
Sebagai puncak acara, MI Riyadlatul Uqul menghadirkan KH. Husnul Muzer dari Magetan untuk memberikan mauidhoh hasanah (ceramah agama). Dalam tausiyahnya, KH. Husnul Muzer menekankan pentingnya menjaga akhlakul karimah di era modern. Beliau mengingatkan ke-60 lulusan tersebut agar tidak melupakan fondasi ilmu agama yang telah ditanamkan oleh para guru di madrasah.
“Kelulusan ini bukanlah akhir, melainkan gerbang awal untuk tantangan yang lebih besar. Jadilah anak yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berbakti kepada orang tua (birrul walidain) dan membawa berkah bagi masyarakat,” tutur KH. Husnul Muzer dalam ceramahnya yang disampaikan dengan gaya khas yang menyejukkan sekaligus sesekali diselingi humor segar.
Kepala MI Riyadlatul Uqul, Muallifah Sa’adah, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh wali murid atas kepercayaan yang diberikan selama enam tahun ini. Pihak madrasah berharap, bekal ilmu agama dan umum yang didapatkan di MI Riyadlatul Uqul dapat menjadi modal yang kokoh bagi masa depan anak-anak.
Acara Haflah Akhirussanah ini ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh KH. Husnul Muzer, memohon keberkahan dan kesuksesan bagi seluruh alumni MI Riyadlatul Uqul di masa yang akan datang. (Tya)











Komentar