oleh

PPK Belum Memberikan Tanggapan Terkait Proyek Irigasi di Gorontalo

Mediacentral -Gorontalo, Pembangunan infrastruktur di sektor pertanian melalui instansi Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi II di Provinsi Gorontalo pada tahun anggaran 2025 menjadi perhatian masyarakat setelah muncul sejumlah temuan di beberapa titik lokasi pekerjaan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari masyarakat, terdapat dua paket pekerjaan di wilayah Kecamatan Limboto Barat, tepatnya di Desa Haya-haya dan sekitarnya, yang dinilai perlu mendapatkan perhatian lebih terhadap mutu pelaksanaannya. Pada beberapa bagian saluran irigasi, warga melihat adanya kondisi dinding saluran yang mengalami retak lebih awal.

Selain itu, warga juga menyoroti beberapa bagian pekerjaan yang menurut mereka tampak belum maksimal. Proyek tersebut diketahui mulai dilaksanakan pada akhir tahun 2025 dengan nilai paket pekerjaan masing-masing sekitar Rp19 miliar dan Rp13 miliar.

Menindaklanjuti informasi tersebut, kru media mencoba melakukan peninjauan langsung di lokasi pekerjaan serta berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak BWS Sulawesi II pada Kamis, 12 Februari 2026.

Namun melalui petugas kehumasan, sejumlah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang menangani proyek tersebut belum dapat ditemui untuk memberikan keterangan lebih lanjut. Salah satu PPK yang sempat dijumpai juga belum memberikan penjelasan terkait beberapa item pekerjaan yang menjadi perhatian masyarakat.

Masyarakat setempat berharap adanya penjelasan resmi dari pihak terkait mengenai pelaksanaan proyek tersebut, mengingat saluran irigasi memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas pertanian warga.

Sementara itu, warga juga menyinggung proyek rehabilitasi irigasi primer tahun anggaran 2024 di Kecamatan Patilanggio yang menurut mereka memiliki kondisi serupa pada beberapa bagian konstruksi. Mereka berharap adanya evaluasi dan perhatian lebih terhadap kualitas pekerjaan agar infrastruktur yang dibangun dapat memberikan manfaat maksimal bagi para petani.

Selain itu, masyarakat juga mengharapkan keterbukaan informasi mengenai tahapan pekerjaan hingga masa pemeliharaan proyek, termasuk keberadaan papan informasi proyek yang biasanya dipasang di lokasi pekerjaan.

Dengan adanya berbagai masukan dari masyarakat, diharapkan pihak terkait dapat memberikan klarifikasi sekaligus memastikan bahwa pembangunan infrastruktur irigasi di Provinsi Gorontalo berjalan sesuai standar teknis serta memberikan manfaat jangka panjang bagi sektor pertanian dan kesejahteraan petani. Laporan wartawan mediacentral (Maman Ntoma)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *