DONGGALA, Central.pendidikan – Pemerintah Kabupaten Donggala melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) melakukan terobosan besar untuk membenahi karut-marut birokrasi guru. Fokus utama dalam kebijakan ini adalah percepatan digitalisasi sistem kepegawaian dan pemetaan tenaga pendidik secara menyeluruh.
Kepala Dinas Pendidikan Donggala, Ansyar, menyatakan bahwa langkah ini diambil untuk memastikan guru dapat fokus mengajar tanpa terbebani urusan administrasi yang berbelit.
“Selama ini guru bisa menghabiskan waktu berhari-hari hanya untuk mengurus administrasi seperti kenaikan pangkat atau mutasi. Dengan digitalisasi, semua cukup dilakukan dari sekolah masing-masing,” ujar Ansyar usai upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional di Lapangan Desa Sioyong, Sabtu (2/5).

Tidak tanggung-tanggung, Pemkab Donggala menggandeng raksasa teknologi, Google, untuk menerapkan fitur pembelajaran berbasis teknologi. Program ini mencakup dua pilar utama:
Digitalisasi Kepegawaian: Memangkas birokrasi mutasi, kenaikan pangkat, hingga penggajian.
Digitalisasi Pembelajaran: Optimalisasi ruang kelas melalui komunitas belajar seperti MGMP dan KKG.
Ansyar mengakui adanya ketimpangan distribusi tenaga pendidik. Masih ditemukan sekolah jenjang SMP yang hanya memiliki tiga orang guru, sehingga proses belajar mengajar menjadi tidak optimal.
Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah tengah memetakan domisili guru agar lokasi penempatan lebih dekat dengan tempat tinggal. Selain itu, perhatian khusus diberikan kepada guru di wilayah kepulauan dan daerah terpencil (dacil).
“Saya akan turun langsung ke wilayah kepulauan untuk meninjau kondisi lapangan. Kami sedang mengkaji kebijakan intervensi anggaran daerah untuk bantuan transportasi laut bagi guru di sana,” tegasnya.
Adanya hambatan pada kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM). Dimana Masih ada tenaga pendidik yang belum akrab dengan teknologi digital. Namun, pemerintah berkomitmen terus melakukan pendampingan demi meningkatkan mutu pendidikan secara merata di Donggala.
Melalui strategi ini, Pemkab Donggala berharap kualitas pendidikan meningkat signifikan dan beban administratif tidak lagi menjadi penghalang bagi guru untuk mencetak generasi unggul.
Jurnalis: Herdik Lakaeng















Komentar