oleh

Ribuan Rumah Rusak Akibat Gempa Sigi Sulteng

SIGI, Central info – Bencana gempa bumi yang mengguncang wilayah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, pada 17 Juni 2026 menyisakan dampak kerusakan infrastruktur yang cukup luas. Berdasarkan data kaji cepat Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Sigi per pukul 03.30 WITA, sebanyak 1.360 unit rumah warga mengalami kerusakan dengan total 5.744 jiwa terdampak.

Guncangan gempa yang melanda sejumlah kecamatan ini memaksa ribuan warga harus beradaptasi dengan kondisi darurat di tengah cuaca hujan. Hingga saat ini, tercatat 1.813 Kepala Keluarga (KK) terdampak, dengan rincian korban luka-luka sebanyak 74 orang dan 1 orang meninggal dunia.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama unsur terkait langsung bergerak cepat melakukan penanganan di lapangan. “Seluruh unsur terkait terus bersiaga dan bersinergi memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi warga yang terdampak,” demikian bunyi pernyataan resmi dari otoritas terkait di lokasi kejadian.

Fokus penanganan saat ini meliputi pengoperasian tenda-tenda darurat di sejumlah Puskesmas, seperti Puskesmas Palolo dan Puskesmas Nokilalaki, guna memastikan warga mendapatkan akses medis. Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah juga telah menyiagakan ambulans, logistik obat-obatan, serta personel pendukung di titik-titik krusial wilayah terdampak, termasuk di Desa Kamarora A dan B yang mengalami kerusakan bangunan cukup serius.

Meskipun situasi dilaporkan kondusif, arus pasien yang datang ke fasilitas kesehatan masih terus berlangsung. Pihak BPBD Kabupaten Sigi terus melakukan pemutakhiran data secara berkala guna memastikan distribusi bantuan tepat sasaran bagi masyarakat yang sangat membutuhkan.

Hingga berita ini diturunkan, PMI dan tim medis gabungan terus bersiaga di lapangan untuk mengantisipasi kebutuhan evakuasi dan perawatan lebih lanjut bagi para korban.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *