Jombang- Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar kegiatan Safari Ramadan dengan tajuk “Sapa Bansos dan Amaliyah Ramadan 1447 H” di Pendopo Kabupaten Jombang pada Rabu, 11 Maret 2026.

Kegiatan tersebut dilakukan penyerahan berbagai program bantuan sosial kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat perlindungan sosial serta pemberdayaan ekonomi masyarakat selama bulan suci Ramadan.
Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan sejumlah bantuan kepada penerima manfaat dari berbagai program yang dikelola pemerintah provinsi.
Beberapa bantuan yang disalurkan antara lain Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD), bantuan Program Pembinaan Jalan Kabupaten, serta bantuan Program Pemberdayaan BUM Desa melalui program Desa Berdaya, Program Jatim Puspa, dan bantuan keuangan desa.
Selain itu, pemerintah juga menyalurkan Bantuan Sosial kepada Lansia melalui Program PKH Plus, bantuan bagi masyarakat yang masuk kategori kemiskinan ekstrem, serta Bantuan Kewirausahaan Inklusif dan Produktif (KIP) Putri Jawara yang ditujukan untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur Restu Novi Widiani menyampaikan bahwa kegiatan Sapa Bansos dan Amaliyah Ramadan 1447 H merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk memperluas jangkauan bantuan sosial kepada masyarakat.
Dalam sambutannya di Pendopo Kabupaten Jombang, Rabu (11/3/2026), Restu Novi Widiani mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang terus membersamai kegiatan penyaluran bantuan sosial di berbagai daerah di Jawa Timur.
Menurutnya, hingga saat ini program Sapa Bansos telah menjangkau sedikitnya 13 titik di berbagai wilayah Jawa Timur. Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus berjalan dengan lancar sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari program bantuan sosial pemerintah.
Restu juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Jombang yang telah memfasilitasi terselenggaranya kegiatan tersebut, termasuk kepada Bupati Jombang Warsubi dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah yang turut hadir.
Ia menjelaskan, dalam kegiatan tersebut berbagai bantuan disalurkan kepada masyarakat, mulai dari bantuan sosial bagi lansia melalui program PKH Plus, bantuan bagi masyarakat dalam kategori kemiskinan ekstrem, hingga bantuan kewirausahaan melalui program Kewirausahaan Inklusif dan Produktif (KIP) Putri Jawara. Selain itu juga disalurkan zakat produktif, bantuan operasional bagi pendamping PKH Plus, serta tali asih untuk pilar-pilar sosial seperti Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).
Restu menambahkan, pada tahun 2026 Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengalokasikan anggaran bantuan sosial sebesar sekitar Rp160 miliar yang disalurkan kepada masyarakat di seluruh wilayah Jawa Timur. Selain itu, terdapat pula bantuan keuangan khusus desa dengan nilai mencapai Rp285 miliar.
Khusus untuk Kabupaten Jombang, pada tahun 2026 dialokasikan bantuan dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur sebesar Rp13,9 miliar yang terdiri dari berbagai program bantuan sosial dan pemberdayaan masyarakat.
Ia berharap seluruh bantuan yang disalurkan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat serta mampu meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi warga Jawa Timur.
“Melalui kegiatan ini kami berharap bantuan dapat tersalurkan dengan baik, sekaligus menjadi kesempatan bagi Ibu Gubernur untuk menyapa langsung masyarakat Jombang,” ujarnya.













Komentar