Media Central Pendidikan, Donggala — SMAN 1 Dampelas melaksanakan kegiatan In House Training (IHT) Penyusunan Perangkat Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) yang diikuti oleh seluruh dewan guru, Jumat (19/11/2025). Kegiatan ini berlangsung di aula sekolah dan menghadirkan narasumber Ellyta, S.Pd., Gr., serta dihadiri langsung oleh Kepala SMAN 1 Dampelas, Irham, S.Pd.
Dalam sambutannya, Kepala SMAN 1 Dampelas, Irham, S.Pd., secara resmi membuka kegiatan IHT tersebut. Ia menyampaikan apresiasi kepada narasumber yang kembali meluangkan waktu untuk hadir dan berbagi ilmu kepada para guru.
“Pertama-tama, kami dari keluarga besar SMAN 1 Dampelas mengucapkan terima kasih kepada pembawa materi yang telah hadir untuk kedua kalinya. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan hari ini dapat menambah wawasan kita terkait pembelajaran mendalam yang sesungguhnya,” ujarnya.
Lebih lanjut, Irham berharap materi yang diberikan dapat diimplementasikan secara maksimal pada semester dua mendatang.
“Materi ini sebenarnya sudah mulai kita terapkan sebelumnya, tetapi pada Januari nanti kita akan menguatkan kembali penerapannya agar lebih mendalam,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Irham juga menekankan pentingnya kedisiplinan guru dalam memberikan materi di kelas.
“Harapan saya—harapan kita semua—agar tuntutan kurikulum yang dicanangkan pemerintah dapat kita maksimalkan pada Tahun Pelajaran 2026/2027,” ungkapnya sebelum resmi membuka kegiatan dengan mengucap, “Bismillahirrahmanirrahim, kegiatan hari ini secara resmi saya nyatakan dibuka.”
Sementara itu, narasumber Ellyta, S.Pd., Gr. menjelaskan bahwa pendekatan pembelajaran mendalam sejatinya telah diterapkan sebelumnya, namun pemerintah pusat kembali menegaskan pentingnya satuan pendidikan untuk menguatkan implementasi pendekatan tersebut.
“Beberapa bulan lalu saya diundang oleh Direktorat SMA sebagai salah satu tim penyusun RPP. Dalam pembukaan kegiatan, Dirjen Dikmen menyampaikan pesan dari Menteri bahwa dalam konteks pembelajaran mendalam, hal paling utama yang harus ditanamkan guru adalah memuliakan peserta didik,” tuturnya.
Di akhir kegiatan, Irham, S.Pd. kembali memberikan penegasan terkait tugas guru dalam menguasai materi pembelajaran.
“Sepintar apa pun kita, jika tidak menguasai materi, maka kita tidak bisa berbuat banyak. Kuncinya adalah penguasaan materi, karena tanpa itu proses pembelajaran tidak akan berjalan maksimal,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan rasa syukur atas kelancaran kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari.
“Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, seluruh rangkaian acara berjalan lancar. Kami dari keluarga besar SMAN 1 Dampelas mengucapkan terima kasih kepada narasumber serta memohon maaf bila terdapat kekurangan dalam pelayanan selama kegiatan berlangsung. Semoga apa yang kita lakukan hari ini menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi peserta,” ucapnya.
Pada penutupannya, Irham, S.Pd. secara resmi menyatakan bahwa kegiatan IHT Penyusunan Perangkat Pembelajaran Mendalam di SMAN 1 Dampelas dinyatakan selesai dan ditutup. Kegiatan IHT ini tidak hanya memperkaya kompetensi pedagogik para guru, tetapi juga menunjukkan komitmen SMAN 1 Dampelas dalam menghadirkan pembelajaran yang berkualitas. Sinergi antara kepala sekolah, narasumber, dan dewan guru menjadi bukti nyata bahwa sekolah ini terus bergerak maju demi memberikan layanan pendidikan terbaik bagi peserta didik.
Melalui terselenggaranya IHT ini, diharapkan semangat peningkatan mutu pendidikan semakin tumbuh kuat di lingkungan SMAN 1 Dampelas. Dedikasi para pendidik dan dukungan manajemen sekolah menjadi fondasi penting dalam mewujudkan proses belajar yang lebih mendalam, bermakna, dan selaras dengan tuntutan kurikulum nasional.
Jurnalis: HERDIK LAKAENG










Komentar