Media Central Pendidikan, Donggala — Pada momentum resmi yang penuh kehormatan ini, SMAN 1 Dampelas menjadi tuan rumah pelaksanaan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kabupaten Donggala yang dirangkaikan dengan pembukaan Program Digitalisasi Pembelajaran jenjang SMA tahun 2025 untuk wilayah Balaesang, Dampelas, dan Sojol, Sabtu (22/11/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wilayah 2, Ketua MKKS SMA Kabupaten Donggala, Pengawas Pembina yang juga Kepala SMAN 1 Sindue, Pengawas Pembina sekaligus Kepala SMAN 1 Sindue Tombu Sabora, para kepala sekolah se-Kabupaten Donggala, guru-guru peserta Bimtek Digitalisasi Pembelajaran, serta awak media sebagai mitra kerja satuan pendidikan di wilayah Kabupaten Donggala.
Dalam sambutannya, Syarifah, S.Pd., M.Pd., selaku Kepala Cabang Dinas Wilayah 2, resmi membuka kegiatan MKKS sekaligus pembukaan Program Digitalisasi Pembelajaran SMA Tahun 2025. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh kepala satuan pendidikan SMA se-Kabupaten Donggala atas dukungan terhadap tiga program Cabang Dinas yang akan diperlombakan, yaitu: Sekolah Sehat, Senam Berani Bersinar Bersama Anwar Reni Bersih dari Narkoba, dan Tari Penyambutan Tamu sesuai Budaya Lokal.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa ketiga program tersebut akan dinilai dan hasilnya diumumkan pada peringatan HUT PGRI di Kecamatan Sojol Utara. Untuk kategori Sekolah Sehat, penilaian dibagi menjadi dua tipe: Tipe A untuk sekolah dengan jumlah peserta didik di atas 400, dan Tipe B untuk jumlah peserta didik di bawah 400. Sementara itu, untuk lomba Senam Berani Bersinar, tidak ada pembagian tipe, namun penilaian akan dipisah antara tingkat SMA dan SMK.
Pada kesempatan tersebut, Syarifah juga menyoroti keberagaman budaya di Kabupaten Donggala. Ia menyebutkan bahwa banyaknya variasi tari penyambutan tamu, baik dari segi kostum maupun gerakan, menjadi bukti kekayaan adat istiadat di wilayah tersebut. Ia menambahkan, jika masih diberi amanah pada tahun 2026, Cabang Dinas Wilayah 2 berencana mengadakan Lomba Tari Jepeng sebagai bagian dari program seni daerah.
Sebelum menutup sambutannya, Syarifah secara resmi membuka kegiatan dengan mengucapkan, “Bismillahirrahmanirrahim, kegiatan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah SMA se-Kabupaten Donggala saya nyatakan dibuka.”
Sementara itu, Drs. Yudin Wahe, M.Pd., selaku Ketua MKKS SMA Kabupaten Donggala, menyampaikan bahwa forum musyawarah ini diharapkan dapat melahirkan program kerja bersama yang mampu meningkatkan mutu pendidikan di seluruh SMA wilayah Donggala. Ia menegaskan bahwa penyusunan rencana kerja hendaknya selalu berpedoman pada tujuan utama pendidikan. “Tentu kita saling mengingatkan bahwa acuan kita tetap pada peningkatan mutu pendidikan,” ungkapnya menutup sambutan.
Kegiatan MKKS dan pembukaan Program Digitalisasi Pembelajaran ini mencerminkan komitmen bersama seluruh unsur pendidikan di Kabupaten Donggala dalam menghadirkan inovasi dan tata kelola sekolah yang lebih maju. Sinergi antara kepala sekolah, pengawas, cabang dinas, dan tenaga pendidik menunjukkan bahwa peningkatan mutu bukan hanya wacana, tetapi langkah bersama yang terus dikukuhkan. Dengan dukungan yang solid dan semangat kolaboratif yang kuat, kegiatan ini diharapkan menjadi energi positif yang mendorong transformasi pendidikan menuju arah yang lebih progresif dan berdaya saing.
Jurnalis: Herdik Lakaeng










Komentar