oleh

SSB Persedo Sigi Kembangkan Bakat Sepak Bola Anak dan Remaja

-Berita-64 Dilihat

Media central, Sigi- Sekolah Sepak Bola (SSB) Persedo Sigi kini menunjukkan perannya sebagai wadah pengembangan bakat generasi muda, khususnya anak dan remaja berusia 6 hingga 18 tahun di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Organisasi ini hadir untuk memberikan pelatihan dan pembinaan sepak bola secara berjenjang dan terarah bagi peserta didik di wilayah tersebut.

Dewan Pembina SSB Persedo Sigi, Mohamad Ali, S.T., mengatakan keberadaan sekolah sepak bola ini diharapkan dapat menjadi sarana pendidikan karakter dan pembinaan fisik bagi anak-anak sejak usia dini. Menurutnya, ada sejumlah langkah penting yang perlu dilakukan agar program pembinaan dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

“Yang utama adalah peningkatan kualitas pelatih, penyediaan fasilitas latihan yang memadai, dan dukungan masyarakat,” ujar Ali, Minggu (25/1/2026).

Ia menambahkan, pelatih harus memiliki kualifikasi serta pengalaman yang sesuai untuk membimbing anak-anak, sementara fasilitas latihan dan pertandingan harus aman dan layak. Selain itu, keterlibatan masyarakat menjadi hal penting untuk menumbuhkan kesadaran dan partisipasi dalam pengembangan sepak bola usia dini.

Ali menjelaskan, SSB Persedo Sigi juga berkomitmen menyusun program latihan yang efektif sesuai usia dan kemampuan peserta. Pemantauan perkembangan anak dilakukan secara berkala, disertai umpan balik agar mereka dapat meningkatkan kemampuan teknik, taktik, maupun fisik. Kompetisi dan pertandingan akan digelar sebagai bagian dari proses pembelajaran dan pengujian kemampuan.

“Dengan langkah-langkah itu, SSB Persedo Sigi dapat menjadi wadah efektif untuk meningkatkan prestasi sepak bola di Sigi dan memberikan kesempatan kepada anak-anak muda untuk mengembangkan bakat mereka,” ujarnya.

Secara umum, SSB Persedo Sigi memiliki beberapa target pembinaan, seperti mengidentifikasi dan mengembangkan bakat sepak bola anak, meningkatkan kemampuan teknik, taktik, serta fisik pemain muda, dan membangun karakter positif seperti disiplin, kerja sama, dan sportivitas.

Untuk anak usia dini (6–12 tahun), fokus pembinaan diarahkan pada pengenalan permainan sepak bola, pengembangan kemampuan dasar seperti berlari, melompat, dan mengontrol bola, serta membangun kepercayaan diri. Sementara untuk kelompok remaja (13–18 tahun), pembinaan difokuskan pada peningkatan kemampuan teknik dan taktik, serta kesiapan mental untuk menghadapi kompetisi.

Ali juga menyampaikan bahwa struktur kepengurusan SSB Persedo Sigi telah terbentuk sepenuhnya dan berbagai persyaratan administrasi telah diselesaikan. Ia mengajak generasi muda pencinta sepak bola di Kabupaten Sigi untuk bergabung.

“Alhamdulillah semua kepengurusan sudah rampung. Kami mengajak anak-anak dan remaja yang mencintai sepak bola untuk segera mendaftar di SSB Persedo Sigi,” tandasnya.(ALi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *