POSO, Central.info — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, menyebabkan banjir bandang di Desa Betalemba, Kecamatan Poso Pesisir Selatan, pada Sabtu (30/5/2026) pukul 17.45 WITA. Aliran debit air yang tinggi mengakibatkan tanggul sungai di belakang Gereja Elim rubuh, sehingga air meluap ke pemukiman warga.
Berdasarkan data resmi dari Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Pusdalops BPBD Provinsi Sulawesi Tengah bersama BPBD Kabupaten Poso, sebanyak 25 unit rumah warga dan akses Jalan Poros Napu terendam luapan air. Kendati demikian, pihak berwenang memastikan tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi akibat peristiwa ini.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Mutiara Sis Al-Jufri Palu menjelaskan bahwa banjir tersebut dipicu oleh kondisi cuaca ekstrem.
“Terdapat belokan angin di wilayah Sulawesi Tengah yang meningkatkan pertumbuhan awan konvektif. Selain itu, anomali suhu muka laut di Teluk Tomini berkisar antara -1.0 °C hingga 2.0 °C, yang memicu penguapan tinggi dan mendukung pembentukan awan hujan,” ujar Forecaster on Duty dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (30/5/2026).
BMKG sendiri telah mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem sejak Sabtu sore sebelum kejadian. Pihak stasiun meteorologi pun meminta masyarakat tetap bersiaga, mengingat status waspada cuaca ekstrem masih berlaku untuk wilayah Poso, Buol, Toli-Toli, hingga Banggai hingga tanggal 1 Juni 2026.
Masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan diimbau untuk terus mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi susulan seperti banjir bandang dan tanah longsor. Informasi cuaca terkini dapat diakses secara berkala melalui aplikasi Info BMKG atau akun resmi @cuacasulteng.









Komentar