Media Central, Palu – Tim Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memulai rangkaian safari di Kota Palu, pada malam ke-8 Ramadan, Rabu (25/2/2026).
Rombongan yang dikoordinir Biro Administrasi Pimpinan (Biro Adpim) mengunjungi Masjid Ghaizan Al-Ghazali di Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore.
Dalam kesempatan itu, Kepala Biro Adpim Eddy N. Lesnusa, S.Sos yang diwakili Kepala Bagian Materi dan Komunikasi Pimpinan Moh. Riyan, S.STP., M.Si menyerahkan bingkisan Ramadan berupa mushaf Al-Qur’an kepada pengurus masjid.
Selanjutnya, Kabag Moh. Riyan membacakan sambutan tertulis Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si yang menyampaikan salam hormat dan apresiasi kepada pengurus serta jamaah masjid yang antusias dalam menerima kehadiran rombongan tim safari ramadan.
“Melalui Safari Ramadan, kami ingin memastikan kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan di tengah masyarakat,” ungkapnya tentang tujuan kegiatan safari.
Lalu disampaikan bahwa tema Safari Ramadan yang diusung yakni, “Melalui Safari Ramadan Kita Tingkatkan Ukhuwah Islamiyah dan Upaya Meraih Sulawesi Tengah yang Berkah”
Tema tersebut menjadi landasan penting dalam membangun Sulawesi Tengah Nambaso dengan terus memperkuat sendi-sendi sosial dan spiritual.
“Sulawesi Tengah yang berkah adalah daerah yang masyarakatnya rukun, ekonominya tumbuh dengan keadilan, pemerintahannya amanah serta kehidupan sosialnya dilandasi nilai-nilai agama dan moral,” ucap Kabag Moh. Riyan membacakan sambutan gubernur.
Lebih lanjut lagi, disampaikan bahwa dalam tempo setahun kepemimpinan BERANI telah berhasil menorehkan sejumlah capaian pembangunan.
Di antaranya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari 72,24 menjadi 72,82, Pertumbuhan ekonomi terjaga pada angka 7,79 persen dan penurunan jumlah kemiskinan dari 11,77 persen menjadi 10,92 persen.
Berbagai capaian tersebut sambungnya, merupakan dampak langsung dari dua program andalan yang menyentuh langsung kebutuhan dasar rakyat yaitu BERANI Sehat dan BERANI Cerdas.
Melalui Berani Cerdas, lebih dari 23 ribu mahasiswa Sulawesi Tengah telah menerima manfaat beasiswa dengan serapan anggaran lebih dari 80 miliar rupiah pada 2025.
Sementara melalui Berani Sehat, lebih dari 135 ribu rakyat Sulawesi Tengah yang belum memiliki jaminan BPJS kesehatan, dapat berobat gratis di faskes hanya dengan menunjukkan KTP Sulawesi Tengah.
Kabag Moh. Riyan juga menegaskan komitmen biro adpim dalam mewujudkan visi Sulawesi Tengah sebagai wilayah pertanian dan industri yang maju dan berkelanjutan melalui pendekatan Nawa Cita (9) BERANI.
“Mari kita letakkan pondasi kebersamaan dan kerjasama dalam membangun Sulawesi Tengah melalui ibadah puasa Ramadan yang kita jalani,” ajaknya kepada jamaah.
Kegiatan safari juga diisi tausiyah oleh Ust. Abjan Jauhar tentang keutamaan makan sahur dalam ibadah puasa Ramadan.
*(Ro Adpim Setdaprov Sulteng)*















Komentar