oleh

Anggota DPRD Jatim Oni Setiawan Dorong Tuban Jadi Kawah Candradimuka Musisi Nasional Lewat Tuban Soekarno Music Fest 2026

TUBAN – Anggota DPRD Jawa Timur, Oni Setiawan, bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Jawa Timur menggelar Tuban Soekarno Music Fest 2026 sebagai upaya mengembangkan kreativitas generasi muda sekaligus memperkuat ekosistem seni musik di Kabupaten Tuban.

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 20 Juni 2026 di Tuban Abirama tersebut menghadirkan beragam penampilan musik dari berbagai kalangan, mulai anak-anak hingga musisi dewasa dengan berbagai genre musik.

Menurut Oni Setiawan, festival ini merupakan bagian dari upaya pelestarian budaya dan pengembangan sektor pariwisata melalui pendekatan seni pertunjukan. Ia menjelaskan bahwa peserta yang tampil berasal dari berbagai kelompok usia dengan ragam aliran musik, mulai dari musik tradisional, pop, hingga rock.

“Melalui kegiatan budaya dan pariwisata ini, kami mengadakan Tuban Soekarno Music Fest. Pesertanya mulai dari anak-anak hingga dewasa dengan genre yang beragam, dari musik tradisi sampai pop dan rock,” ujar Oni.

Ia mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat dan para pelaku seni musik di Tuban sangat tinggi. Hal tersebut terlihat dari banyaknya kelompok musik yang mendaftar untuk tampil dalam festival tersebut. Namun karena keterbatasan waktu dan kapasitas acara, tidak semua grup musik dapat diberikan kesempatan tampil.

Menurutnya, tingginya minat tersebut menjadi indikator bahwa Tuban membutuhkan lebih banyak ruang dan event musik untuk menyalurkan potensi para seniman lokal. Dengan semakin sering digelarnya kegiatan serupa, kreativitas para musisi dapat terus berkembang dan mendapatkan wadah untuk menunjukkan karya mereka kepada masyarakat luas.

Oni menilai Kabupaten Tuban memiliki sejarah panjang dalam dunia musik nasional. Ia mengingatkan bahwa daerah ini pernah melahirkan grup legendaris Koes Plus yang hingga kini masih dikenang sebagai salah satu grup musik terbesar Indonesia. Oleh karena itu, ia berharap Tuban dapat kembali melahirkan talenta-talenta baru yang mampu bersaing di tingkat nasional.

“Tuban pernah melahirkan Koes Plus, salah satu grup musik terlama dan legendaris di Indonesia. Harapannya, dengan semakin banyak festival musik seperti ini, akan muncul musisi-musisi baru dari Tuban yang mampu menembus level nasional,” katanya.

Lebih lanjut, Oni mendorong Disbudpar Jawa Timur untuk terus memfasilitasi berbagai bentuk seni musik, termasuk musik campursari yang menggabungkan unsur tradisional dan modern. Menurutnya, campursari memiliki potensi besar karena mampu menjangkau berbagai kalangan masyarakat sekaligus menjadi sarana pelestarian budaya lokal.

Ia menjelaskan bahwa penyelenggaraan festival kali ini lebih banyak menampilkan musik yang dekat dengan generasi muda. Meski demikian, ke depan diperlukan ruang yang lebih luas bagi berbagai genre musik agar seluruh komunitas seni dapat berkembang secara seimbang.

Festival tersebut juga menjadi wadah bagi para pelajar, mahasiswa, hingga komunitas seni anak-anak untuk menunjukkan bakat mereka. Berbagai penampilan dari kelompok musik muda turut meramaikan acara, termasuk peserta yang telah aktif berkarya dan memanfaatkan platform digital untuk memperkenalkan karya mereka.

Oni mengungkapkan bahwa beberapa grup musik yang tampil bahkan telah memasarkan karya mereka melalui platform musik digital seperti Spotify. Kehadiran platform digital dinilai menjadi peluang besar bagi musisi daerah untuk menjangkau pendengar yang lebih luas tanpa batas wilayah.

“Saya melihat ada beberapa grup yang sudah aktif di platform digital. Mereka mempromosikan karya mereka melalui Spotify dan media digital lainnya. Ini menunjukkan bahwa musisi Tuban sudah mulai mengikuti perkembangan industri musik modern,” ujarnya.

Melalui Tuban Soekarno Music Fest 2026, Oni berharap para pecinta musik dan pelaku seni di Tuban terus meningkatkan kreativitas, kemampuan bermusik, serta kualitas karya yang dihasilkan. Dengan dukungan pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan, ia optimistis Tuban dapat menjadi salah satu daerah penghasil musisi berbakat yang mampu mengharumkan nama Jawa Timur di kancah nasional.

“Kami berharap teman-teman pecinta musik terus meningkatkan kreativitas dan kualitasnya. Semoga ke depan lahir grup-grup musik dari Tuban yang mampu menembus industri musik nasional dan menjadi kebanggaan daerah,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *